Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Penyakit flu yang disebabkan virus, cenderung dianggap penyakit ringan. Sayangnya, banyak yang tak tahu kalau flu juga bisa mematikan, terutama untuk anak yang berusia di bawah 5 tahun.
Seperti yang dialami Jude, bocah berusia 2 tahun asal Amerika Serikat. Jill Promoli, sang ibu, bercerita kalau Jude meninggal karena terpapar virus influenza tipe B pada 2016 lalu.
" Saat itu Jude demam ringan, aku memberinya obat acetaminophen dan demamnya mereda. Jude pun kembali ceria, aku tak menyangka itu akan jadi hari terakhirnya," ungkap Jill, seperti dikutip dari Todays Parent.
Setelah bermain Jude tidur siang tapi ternyata ia tak bangun lagi. Sang ibu langsung membawanya ke dokter. Nyawa Jude sudah tak tertolong dan selama 4 bulan setelah kematiannya, dokter tak bisa menjelaskan kematiannya secara jelas.
Pemeriksaan koroner pun dilakukan dan baru diketahui penyebab meninggalnya Jude adalah influenza tipe B. Faktanya, Jude sudah menjalani vaksinasi. Virus flu tipe B ini sebenarnya memiliki tingkat bahaya yang lebih rendah dibandingkan dengan tipe A.
Meski demikian, virus influenza tipe B masih memiliki kemungkinan untuk berkembang menjadi virus mematikan. Virus yang kita anggap ringan rupanya bisa membuat organ gagal berfungsi.
" Aku meminta penjelasan dokter dan ia menjelaskan panjang lebar dan sangat rumit. Yang aku simpulkan flu ini menyebabkan organ vital di tubuh Jude gagal berfungsi dan membuat jantungnya berhenti," kata Jill.
Sejak itu Jill aktif menyuarakan penting vaksinasi flu. Bukan hanya untuk anak, tapi juga orang dewasa. Pasalnya, flu bisa sangat mematikan untuk mereka yang berusia di atas 65 tahun ke atas, atau memiliki penyakit asma, jantung dan diabetes.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha