Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Cukur Paksa Rambut Muridnya, Seorang Guru Dipolisikan

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 18 Desember 2018 10:12
Cukur Paksa Rambut Muridnya, Seorang Guru Dipolisikan
"Sambil menggunting rambut ia bernyanyi dengan sangat keras".

Dream - Entah apa yang ada di pikiran Margaret Gienszinger, seorang guru asal California, Amerika Serikat (AS). Ia mencukur rambut muridnya di depan kelas sambil bernyanyi lagu kebangsaan AS.

Tak hanya itu, saat mencuku Margaret juga berteriak-teriak dan meracau. Awalnya, para murid mengira sang guru hanya bercanda saat meminta salah satu murid maju ke kelas.

" Sambil menggunting rambut ia bernyanyi dengan sangat keras dan melemparkan rambut yang dipotongnya ke belakang," ungkap salah satu siswa yang disembunyikan identitasnya.

Sambil memegang gunting, ia kemudian mencukur asal rambut sang murid tanpa sebab. Rambut yang sudah digunting lalu dibuangnya ke seluruh area kelas.

Insiden tersebut direkam secara diam-diam oleh salah seorang murid dan kemudian viral di media sosial.

1 dari 1 halaman

Polisi Lakukan Penyelidikan

Polisi Lakukan Penyelidikan © Dream

Setelah ramai diperbincangkan, polisi setempat tak tinggal diam. Pihak sekolah dan kepolisian pun melakukan penyelidikan khusus.

Margaret akhirnya dijerat dengan tuduhan membahayakan anak, termasuk penganiayaan dan penyerangan.

Pasalnya setelah kejadian menggunting rambut, Margaret sambil membawa gunting berusaha menyerang murid-muridnya. Para murid berhamburan dan meminta pertolongan.

Mereka menduga guru yang berusia 52 tahun ini mengalami masalah psikologis. Pasalnya, beberapa minggu sebelumnya juga sempat terjadi insiden di kelas tapi tak dijelaskan secara detail.

Para murid yang menjadi korban pun diminta melakukan konseling oleh pihak sekolah. Hal ini untuk menghilangkan trauma. Sang guru kini harus menjalani proses hukum.

Sumber: Cafemom

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More