Minggu, 18 Oktober 2026 Cari

Curiga Si Kecil Hiperaktif? Ketahui Gejala Khasnya

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 20 April 2017 08:08
Curiga Si Kecil Hiperaktif? Ketahui Gejala Khasnya
"Anak juga tidak bisa dikategorikan sebagai ADHD jika gejalanya kurang dari enam bulan dan tidak berdampak pada kegiatannya beraktivitas".

Dream - Anak balita cenderung tak bisa diam, sulit untuk duduk tenang dan mudah untuk terdistraksi. Banyak orangtua yang khawatir kelincahan buah hati ternyata jadi gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD.

Kondisi tersebut sering juga disebut hiperaktif, yang merupakan gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan
perhatian. Menurut Mayo Clinic, gejala ADHD ini baru bisa terlihat ketika anak berusia 2 hingga 3 tahun.

Ada tiga tanda utama yang terlihat jelas pada anak dengan ADHD. Menurut National Institutes of Health (NIH) tanda-tanda tersebut antara lain tidak memperhatikan, hiperaktif, dan impulsif. Untuk melihat dan menganalisis dengan akurat hanya bisa dilakukan oleh dokter atau psikolog anak.

" Anak juga tidak bisa dikategorikan sebagai ADHD jika gejalanya kurang dari enam bulan dan tidak berdampak pada kegiatannya beraktivitas," ujar Lyane William, seorang dokter anak.

Ia mengungkap kalau orangtua tak boleh menyimpulkan sendiri apalagi 'menghakimi' anak dengan label yang buruk jika anak cenderung sangat aktif dan sulit dikendalikan. Banyak juga orangtua yang mengira anaknya ADHD, padahal pemicunya karena komunikasi yang kurang baik dengan anak.

Hal terbaik ada berkonsultasi dengan dokter dan psikolog anak. Mereka akan memberikan saran dan terapi yang harus dilakukan agar anak bisa berkembang dengan baik hingga dewasa meskipun mengalami ADHD.

 

Laporan Gemma Fitri Purbaya


Sumber: Health Line

 

Beri Komentar