Minggu, 18 Oktober 2026 Cari

Daftar Obat yang 'Haram' Diberikan Pada Balita

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 27 Desember 2016 08:00
Daftar Obat yang 'Haram' Diberikan Pada Balita
Obat ini memang aman untuk orang dewasa, tapi bagi anak bisa berdampak negatif.

Dream - Memberikan obat yang banyak dijual di pasaran jadi cara paling mudah untuk meredakan keluhan pada anak. Tapi hati-hati jika memberikan obat bebas, terutama anak usia di bawah lima tahun (balita).

Niat awal ingin meredakan keluhan, tapi reaksi yang mungkin muncul malah bisa jadi sebaliknya. Anak-anak memang lebih reaktif terhadap obat, dibanding orang dewasa. Jika ingin memberikan obat, pastikan obat tersebut dibeberikan sesuai dosis, keluhan dan sudah berkonsultasi dengan dokter.

Hindari juga memberikan obat-obat berikut, karena bisa membahayakan anak. Obat ini memang aman untuk orang dewasa, tapi bagi anak bisa berdampak negatif.

1. Aspirin
Aspirin jadi obat pereda nyeri yang umum dikonsumsi untuk meredakan keluhan nyeri ringan, seperti sakit kepala. Tapi memberikan aspirin pada anak bisa menimbulkan reaksi alergi yang fatal. Aspirin bisa juga ditulis dengan nama salicylate atau acetylsalicylic acid.

2. Obat flu (pereda batuk dan pilek dalam satu kemasan)
American Academy of Pediatrics (AAP) mengungkap gabungan obat pereda flu untuk nyeri, batuk dan pilek dalam satu kemasan tak boleh diberikan pada anak usia di bawah 3 tahun. Obat yang diberikan harus terpisah karena dosis yang diberikan akan sangat berbeda.

3. Obat antimual
Jika anak mual hindari juga memberikan obat antimual, kecuali dokter merekomendasikannya. Muntah sebenarnya cara alami tubuh untuk mengeluarkan racun dan biasanya hanya terjadi 3 sampai 5 hari. Sebenarnya yang harus diantisipasi saat anak muntah adalah risiko dehidrasi. Saat muntah, kembalikan cairan tubuh dengan banyak minum.

Sumber: Baby Center

 

Beri Komentar