8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Membawa minum ke manapun tampaknya harus dijadikan kebiasaan, terutama untuk anak-anak yang aktif. Kekurangan cairan atau dehidrasi bukan hanya membuat anak menjadi haus dan mengalami masalah kesehatan, tapi juga pada kondisi psikologisnya.
Air memegang peranan penting dalam kerja organ, termasuk otak. Ketika tubuh kekurangan cairan, maka kondisi fisik pun akan berubah drastis. Terasa lemas, tak bergairah, sakit kepala dan pastinya membuat emosi anak jadi tidak stabil. Menjadi rewel, menangis bahkan mengamuk.
" Dehidrasi bisa menimbulkan masalah kecemasan dan psikologis yang tak stabil. Air berfungsi sebagai transportasi hormon. Ketika tubuh kekurangan cairan, maka hormon jadi tak stabil dan membuat seseorang jadi sangat mudah emosi," ungkap Barry Joe McDonagh, terapis dan pendiri program Panic Away.
Efek dehidrasi memang menimbulkan banyak keluhan pada tubuh. Antara lain pusing, kelelahan otot, sakit kepala, merasa ingin pingsan, peningkatan denyut jantung, dan mual.
" Kondisi tersebut dapat membuat kita berpikir sedang mengalami penyakit tertentu, dan memicu level kecemasan jadi lebih tinggi," ujar McDonagh.
Meskipun mencukupi kebutuhan cairan tidak dapat menghilangkan kecemasan sepenuhnya, tapi dapat membantu mengurangi intensitasnya. Air juga memiliki sifat menenangkan alami.
" Seringkali anak tak menyadari kalau dirinya kekurangan cairan. Terlalu asyik bermain sampai lupa minum padahal aktivitas fisiknya sangat intensif," kata McDonagh.
Untuk itu pastikan si kecil minum secara rutin. Selalu sediakan botol berisi air minum dalam tas sekolahnya. Berikan juga buah-buahan kaya air. Jika ia malas minum air putih, buatkan jus buah segar untuknya.
Sumber: Verywell
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian