Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Vaksinasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Akses kesehatan yang sulit jadi salah satu alasan masih banyak anak-anak di Indonesia yang belum mendapat vaksinasi. Kondisi ini juga ditambah dengan banyaknya penolakan oleh beberapa pihak.
Alasan agama, keamanan serta efektivitas jadi penyebabnya. Ternyata angka vaksinasi yang rendah bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di negara besar Amerika Serikat. Hal ini diketahui dari laporan U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC).
Menurut CDC, presentase anak dua tahun yang tak mendapat vaksin, naik sebesar 0,3 persen di 2001. Sementara pada 2015, naik hingga 1,3 persen. Diketahui sebanyak 50.000 anak di AS yang lahir pada 2015 tak mendapat vaksin untk menangkal penularan 14 penyakit.
CDC menemukan bahwa tingkat vaksinasi cenderung lebih rendah di antara anak-anak yang menggunakan Medicaid daripada memiliki asuransi pribadi. Namun, tampaknya tidak ada hubungan yang kuat antara kekayaan dan tingkat vaksinasi di suatu wilayah, karena Missippi, salah satu negara termiskin di negara itu, ditemukan memiliki tingkat vaksinasi tertinggi untuk anak-anak.
" Meskipun kami tahu pilihan orangtua jadi faktor yang sangat berperan, kami juga melihat dalam laporan ini bahwa akses tampaknya menjadi masalah,” Amanda Cohn, penasihat vaksin dari Pusat Nasional untuk Penyakit Imunisasi dan Pernapasan CDC.
Untungnya, jumlah anak yang divaksin terus meningkat pada saat anak bersekolah TK. Hampir 95 persen anak usia lima tahun di AS telah menerima vaksin utama mereka.
Hal ini terutama disebabkan oleh fakta bahwa banyak sistem sekolah umum mengharuskan anak-anak untuk divaksinasi agar dapat bersekolah
Sumber: AAP News
Baca Juga: Anak Jarang Sakit, Ternyata Ini Rahasianya Cara Efektif Bersih-bersih Mainan Si Kecil Pastikan Lakukan Ini Saat Anak Terserang Flu Catat, Cara Aman Rumahan untuk Ringankan Flu Si Kecil Anak Jepang Termasuk yang Paling Sehat di Dunia, Rahasianya...
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?