Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Anak Bermain Bersama (Foto: Shutterstock)
Dream - Bernyanyi, bersenandung lucu, membunyikan mulutnya dan segala macam permainan jadi aktivitas favorit anak-anak. Jangan memandang sebelah mata aktivitas yang penuh dengan kesenangan ini.
Nyanyian Anda untuknya, lalu si kecil mengikuti. Begitu juga permainan peran, anak menjadi super hero atau robot, ternyata berefek dahsyat untuk perkembangan otaknya. Kimberly Bezaire, Profesor pendidikan usia dini Toronto’s George Brown College mengungkap kalau lagu-lagu yang didengarkan bayi sangat efektif membantu mereka mencapai perkembangan bahasa dan sosialnya.
Mainan kerincingan misalnya, gerak-gerakan hingga berbunyi dan bayi pun akan mencari sumber suara tersebut. Permainan ini sebenarnya mengajarkan anak berkonsentrafi yaitu fokus mencari dan mengejar sumber bunyi.
" Perbendaharaan kata anak juga akan makin kaya saat mereka mendengar lagu-lagu sederhana dengan kata-kata simpel, hal ini banyak tak disadari orangtua," ujar Bezaire, seperti dikutip dari Todays Parents.
Begitu saat menyanyikan lagu anak-anak dengan lirik sederhana, bahkan lantunan ayat suci. Memperdengarkannya seecara rutin, akan melatih memori mereka. Anak akan menghapalnya tanpa perlu disuruh.
Repetisi dan rima dari lagu akan membantu otak untuk membentuk pola perkembangan bahasa dan pengenalan. Hal ini sangat dibutuhkan anak ketika belajar membca kelak.
" Pola pengenalan juga akan membentuk anak melakukan hal rutin sehari-hari, seperti mencuci tangan sebelum makan, sikat gigi sebelum tidur dan bangun pagi saat sekolah," ungkap Bezaire.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?