Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Toilet Training (Foto: Shutterstock)
Dream – Mengajari anak usia 2 tahun ke atas untuk ke toilet memang bukan hal mudah. Ada banyak metode yang bisa dicoba dan kuncinya adalah konsisten dalam menerapkannya.
Berlatih berkali-kali juga tak menjamin si kecil langsung bisa. Kadang tetap terjadi insiden di mana anak tak bisa menahan, akhirnya buang air di tempat ia berdiri. Rupanya, melatih anak menggunakan toilet sendiri bukan hanya berpatokan pada usia, tapi juga kesiapan fisik dan psikologisnya.
Bahkan dr David Joseph, seorang ahli urologi anak, mengungkap kalau toilet training sebenarnya tak terlalu perlu. Hal ini karena di usia 3-4 tahun, kantong kemih mereka masih terlalu kecil untuk menampung urine dan membuangnya sekaligus.
" Anak balita memang lebih sering buang air kecil dan banyak minum. Sementara anak laki-laki cenderung lebih lama menggunakan popok dibanding perempuan," ujar dr. Joseph.
Menurutnya, kemampuan anak mengontrol hasrat buang airnya akan muncul secara natural. Hal ini ketika mereka mulai belajar mengenali sinyal dalam tubuhnya.
Namun ada hal yang bisa dilakukan orangtua pada anak untuk membantunya mengontrol berkemihnya pada malam hari. Apa saja?
- Batasi minum air 2 jam sebelum tidur
- Bentuk kebiasaan untuk buang air kecil sebelum tidur
- Beritahu si kecil, bangun tengah malam untuk buang air bisa dilakukannya
- Jangan memarahi jika ia masih mengompol
- Lepas popok sekali pakai selama 5 hari berturut-turut dan latih ia mengenali hasrat ingin buang air kecil
Jika anak masih mengompol di usia 6 atau 7 tahun, segera konsultasikan dengan dokter. Bisa jadi ia mengalami masalah dalam perkembangan atau kesehatannya
Laporan Dina Nazhifah
Sumber: Pure Wow
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi