Kamis, 15 Oktober 2026 Cari

Foto Anaknya Dikomentari Istilah Paedofilia, Ini Desakan Nafa

Reporter : Gladys Velonia
Senin, 21 Agustus 2017 18:05
Foto Anaknya Dikomentari Istilah Paedofilia, Ini Desakan Nafa
"Sudah ribuan yang masuk ke DM saya dari seluruh Indonesia. Terjadi banyak pelecehan seksual, kasus paedofilia, pemerkosaan".

Dream - Merebaknya isu paedofilia terutama di internet membawa kekhawatiran tersendiri bagi banyak orangtua dan publik secara luas. Nafa Urbach, artis sekaligus orangtua yang mengangkat kasus paedofil ini, mengaku telah menerima banyak laporan. Laporan tersebut masuk melalui fitur DM di akun Instagramnya.

Beberapa waktu lalu, ketika memposting foto sang anak di Instagram, ada beberapa akun yang berkomentar dengan istilah paedofilia. Nafa pun tak tinggal diam dan melaporkan akun tersebut ke polisi. Sejak itu banyak sekali laporan masuk melalui Instagramnya.

" Sudah ribuan yang masuk ke DM saya dari seluruh Indonesia. Terjadi banyak pelecehan seksual, kasus paedofilia, pemerkosaan, dan human trafficking. Cuma saya tidak bisa baca satu-satu karena saking banyaknya. Jadi harus menggandeng pihak lain seperti polisi dan kementerian. Senang respon kementerian memperhatikan suara saya dan banyak ibu-ibu di seluruh Indonesia," tuturnya di gedung Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Jakarta Pusat, Senin, 21 Agustus 2017.

Usai resmi membuat laporan di Polda Metro Jaya pada pukul 11.30 WIB tadi siang, penyanyi 37 tahun itu mengungkapkan pendapatnya untuk mulai sedini mungkin anak-anak dibekali pendidikan seks. Hal tersebut rupanya mendapat sambutan positif dari Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang hari ini mengundangnya dan melakukan audiensi bersama.

" Sempat diutarakan mengenai pendidikan seksual sejak dini untuk edukasi yang disampaikan guru-guru di sekolah. Ternyata dari kementerian udah punya ide itu dari dulu. Tapi masih dianggap tabu sehingga belum terlaksana," imbuh Nafa.

Istri dari Zack Lee itu berharap dengan kasusnya ini dapat mendesak banyak pihak terutama bidang pendidikan untuk memformulasikan pendidikan kesehatan seksual di sekolah.

" Karena ini bukan hal yang main-main, tapi hal serius dan edukasi harus dilaksanakan. Saya rasa nantinya akan ada edukasi atau list mengenai apa yang dikerjakan, lebih dulu di edukasi, dan lain-lain," ujarnya bersemangat.

Sekretaris KPPPA, Pribudiarta Nur, menegaskan jika bukan anak saja yang punya tanggung jawab untuk di edukasi agar mampu mencegah terjadinya tindak pelecehan, tetapi lingkungan sekitar juga harus pandai mendeteksi dugaan pelecehan.

" KPPPA ini punya konsep perlindungan anak berbasis masyarakat. Gimana kita bisa mencegah. Intinya masyarakat ini yang harus bisa mencegah dan mendeteksi untuk perlindungan anak," ucapnya.

 

Beri Komentar