Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Menu Makan Siang (Foto: Facebook)
Dream - Bekal makan siang anak jadi hal yang sangat diperhatikan di Australia. Aturan di beberapa sekolah memang berbeda-beda, tapi ada hal yang sama yaitu mengharuskan bekal berisi makanan sehat, dan tak memiliki kemasan karena akan menimbulkan sampah.
Pemenuhan gizi anak memang sangat diperhatikan di negara kangguru tersebut. Begitu juga kebersihan lingkungan. Aturan ini rupanya kerap membuat orangtua 'perang dingin' dengan para guru.
Seperti curhatan seorang ibu di Facebook Page, Lunchbox Mums. Dalam salah satu postingan, seorang ibu menunjukkan bekal makan siang yang disiapkan untuk anaknya. Terlihat kalau bekal tersebut berisi roti lapis, cracker, wortel kukus, mentimun dan satu cokelat mungil bermerek Hershey’s Kiss.
" Guru anak bungsuku mengambil Hershey's Kiss dan mengatakan padanya kalau cokelat tersebut hanya boleh dimakan di rumah, sementara putri tertuaku boleh memakan cokelat tersebut!!" tulisnya sambil menunjukkan foto bekal kedua putrinya.
Ibu tersebut kemudian menjelaskan kalau putri bungsunya dilarang oleh sang guru untuk makan manis-manisan di sekolah. Sementara kantin sekolah menyediakan berbagai makan tak sehat kaya gula.
" Di kantin sekolah ada kentang goreng, minuman bersoda bahkan cupcake," ungkap ibu tersebut penuh emosi.
Para orangtua lain juga merasa bingung mengapa cokelat sekecil itu harus dilarang. Dengan tidak konsistennya penerapan soal aturan menu makan siang anak, seringkali malah menjadi konflik. Hal ini rupanya kerap terjadi di sekolah-sekolah di Australia.
Sumber: The Sun
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
