Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi
Dream - Melakukan kesalahan di sekolah, konsekuensi yang diberikan tentunya berupa hukuman. Mulai dari dihukum berdiri di kelas, menulis kalimat sebanyak 10 halaman, atau yang paling parah adalah diskors.
Beberapa sekolah sampai saat ini masih menerapkan sistem memberi hukuman untuk mendisiplinkan anak dan memberi konsekuensi atas kesalahannya. Tapi apa yang diterapkan di sekolah Robert W. Coleman Elementary, di Baltimore, Amerika Serikat, sangat berbeda.
Hukuman yang diberikan di sekolah tersebut jika melakukan kesalahan adalah berupa meditasi. Anak yang melakukan kesalahan akan 'dikirim' ke ruangan yang diberi nama Mindful Moment Room.
Ruangan ini memiliki pencahayaan yang temaram. Dilengkapi dengan bantal-bantal warna ungu dan dekorasi yang membuat tenang dan santai. Dalam ruangan itu, anak yang dihukum diminta untuk bermeditasi. Menenangkan pikiran dan bernapas secara fokus.
Dalam Mindful Moment Room ini, anak didampingi seorang terapis. Hasilnya, setelah berada di ruangan selama 45 menit anak menunjukan perubahan sikap yang lebih tenang. Banyak juga yang berterima kasih pada para terapis dan memperbaiki sikapnya.
Diketahui juga angka kesalahan anak di sekolah turun drastis. Pendekatan holistik oleh pihak Robert W. Coleman Elementary, dianggap salah satu pendekatan untuk mengatasi masalah disiplin anak. Terutama anak-anak yang beranjak remaja.
Sumber: Pure Wow