Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Manikur
Dream - Selama hamil, Anda pasti tetap ingin tampil segar dan cantik. Salah satu caranya adalah menjaga kebersihan kuku yaitu dengan pedikur dan manikur. Aktivitas satu ini memang menyenangkan tapi sebelum melakukannya ada hal yang perlu Sahabat Dream waspadai.
Pasalnya ada bahan kimia yang terkandung dalam bahan-bahan untuk manikur dan pedikur. Bahn tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Bahan-bahan kimia ini antara lain toluena, formaldehida, serta dibutil ftalat (DBP).
"Ketiganya ini terdapat pada produk pembersih dan pewarna kuku yang jika terhirup ibu hamil bisa membahayakan kondisi janin," ujar Julie Lamppa, seorang bidan.
Sebenarnya pedikur dan manikur tetap bisa dilakukan oleh ibu hamil. Tapi pastikan dilakukan di ruangan yang memiliki ventilasi cukup. Lalu ibu hamil sebaiknya mengenakan masker penutup hidup untuk memimalisir terhirupnya bahan-bahan kimia berbahaya.
Kebersihan peralatan juga harus diperhatikan. Alat kikir, pemotong kuku dan alat lain pastikan disteril sebelum digunakan agar tak terjadi penyebaran bakteri dan virus yang bisa menulari ibu hamil.
"Dalam kondisi hamil, biasanya tubuh cenderung lebih sensitif, ketika terpapar virus dan bakteri infeksi dengan mudah terjadi. Dikhawatirkan infeksi ini terjadi berkepanjangan dan mempengaruhi vitalitas ibu serta kesehatan bayi," kata Lamppa.
Infeksi kulit tersebut meliputi infeksi bakteri, jamur, dan virus, yang masing-masing mempunyai gejala yang berbeda. Infeksi oleh bakteri dapat menyebabkan kuku berwarna kemerahan, terasa panas, dan bahkan membengkak.
Sementara infeksi oleh jamur dapat mengubah warna kuku menjadi kuning dan kuku terlihat seperti akan copot, sedangkan infeksi oleh virus memunculkan kutil di bagian kuku tangan atau kaki. Oleh karena itu, meski menikur dan pedikur aman dilakukan ibu hamil tapi pastikan kebersihan alat-alat yang digunakan. Hal ini demi kesehatan ibu dan janin.
Sumber: Health Line
Laporan Nanda Febriani
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS