Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Ibu Ini Dicap Pemalas karena Putrinya Atur Belanjaan Rumah

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 10 Juli 2018 10:04
Ibu Ini Dicap Pemalas karena Putrinya Atur Belanjaan Rumah
Perhitungan belanjaan rumah tangga justru dilakukan remaja putrinya yang berusia 13 tahun.

Dream - Mencatat belanjaan, menyesuaikan anggaran belanja rumah dan pengeluaran merupakan aktivitas keuangan rumah tangga yang sangat penting. Biasanya 'pekerjaan' keuangan rumah ini diatur oleh ibu.

Namun tak demikian di rumah Brooke Hampton, seorang ibu asal Texas, Amerika Serikat. Perhitungan belanjaan rumah tangga justru dilakukan remaja putrinya yang berusia 13 tahun.

Setiap bulan sang putri menghitung pengeluaran bulanan dan mengatur uang untuk belanja kebutuhan rumah. Foto putrinya yang ssedang sibuk dengan kalkulator serta tagihan dan struk belanja di unggah Hampton di akun media sosialnya.

Rupanya hal itu membuatnya malah dicap sebagai ibu yang pemalas oleh beberapa followernya.

" Aku memposting anakku yang 13 tahun sedang melakukan perhitungan bulanan. Ia menangani belanja bulanan keluarga kami tiap bulannya. Aku kaget karena banyak pesan yang masuk mengatakan kalau ia terlalu kecil untuk tanggung jawab itu. Bahkan mereka melabeliku sebagai ibu yang malas, aku anggap itu sebagai 'pujian," tulis Hampton.

Meski mendapat respons negatif tapi Hampton tak peduli. Ia tetap menugaskan putrinya untuk mengatur anggaran rumah tangga tiap bulannya. Menurutnya justru hal tersebut akan melatih putrinya.

" Anak yang diperlakukan seperti seseorang yang mampu, maka mereka akan mampu. Ini semua bermula dari hal kecil. Saat balita ia ingin membantu Anda mencuci piring, meskipun akhirnya seperti tsunami," ungkap Hampton.

Ia mengatakan, meski orangtua seringkali frustrasi karena anak membuat kekacauan, menyelesaikan pekerjaan dengan lambat serta melakukan kesalahan, sebenarnya itu merupakan proses belajar jangka panjang. Anak sedang belajar keterampilan hidup yang sangat dibutuhkannya kelak.

" Perjuangan itu nyata, mengajarkan anak menjadi seorang dewasa bukan dimulai ketika mereka berusia 16 tahun saat mereka tak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri, justru dimulai ketika anak berusia 3 tahun ketika anak memberantaki ruang cuci piring," ungkap Hampton.

Bagaimana menurut, Sahabat Dream?

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More