Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Stok ASI Perah Elisabeth (Foto: People)
Dream - Jika banyak ibu yang mengalami masalah produksi ASI sedikit, Elisabeth Anderson-Sierra justru sebaliknya. Tubuhnya justru memproduksi ASI secara berlebihan. Melampaui porsi yang dibutuhkan putrinya Sophia (6 bulan).
Kelebihan ASI tak lantas membuat ibu yang tinggal di Oregon, Amerika Serikat ini membuang begitu saja ASI-nya. Ia memompa dan menyimpannya. Setelah itu menaruh ASI di bank ASI, sehingga siapapun bayi yang membutuhkannya bisa mendapatkannya.
" Saya benar-benar merasa senang bisa membantu orang, ini seperti mendarah daging pada diri saya," katanya, seperti dikutip dari People.com.

Elisabeth memang memiliki sindrom hiperlaktasi, suatu kondisi yang membuatnya menghasilkan ASI dengan jumlah yang sangat banyak. Ia mengungkap kalau sampai saat ini setidaknya ia sudah menyumbangkan 2.200 liter ASI atau sekitar 600 galon ke bank ASI.
" Sejak melahirkan putri pertamaku, Isabella 2,5 tahun lalu produksi ASI-ku sudah sangat banyak. Aku sudah mulai mendonorkan ASI," ujar Elisabeth.
Setelah melahirkan Sophia, 6 bulan lalu, produksi ASI Elisabeth malah semakin banyak. Dalam satu hari, Sophia hanya minum ASI paling banyak 800 ml. Tapi produksi ASI Elisabeth dalam sehari bisa mencapai 6.600 ml. Ia pun aktif memompa ASI demi anak-anak yang butuh susu.
" Ini adalah cara saya untuk aktif dalam komunitas saya dan memberikan kembali kepada kemanusiaan," katanya.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari