AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Kampanye Hari Cuci Tangan Sedunia (Foto: Gladys/ Dream)
Dream - Tangan merupakan anggota tubuh yang dominan melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Oleh karenanya, tangan merupakan sarana yang vital untuk menyebarkan berbagai macam penyakit lantaran seringnya bersentuhan dengan benda lain.
" Hampir 90% penyakit bisa dicegah dengan cuci tangan dan menjaga lingkungan. Kebiasaan ini bagus banget jika dimulai di usia dini, diajarkan di sekolah, dan diteruskan di rumah," ujar Imran Agus Nurali, Direktur Kesehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Oktober 2017.
Penting untung selalu membiasakan diri, seluruh anggota keluarga dan si kecil untuk cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas. Untuk mendukung hal tersebut, Lifebuoy terus melakukan edukasi dalam 3 pilar penting, yaitu pilar sekolah, pilar PKK, dan pilar rumah sakit.
" Kampanye kegiatan mencuci tangan ini udah tahun 13 tahun kita lakukan. Dari 2004 kita mulai memberikan edukasi tentang pentingnya kesehatan terutama sejak dini. Tahun 2017 kita melakukan kegiatan ini sebagai bagian dari perayaan Hari Cuci Tangan Sedunia yangg jatuh pada 15 Oktober," kata Arya Bahupringga, Head of Marketing Skin Cleansing Unilever Indonesia.
Sadar jika menumbuhkan kebiasaan mencuci tangan tidak bisa dilakukan sendiri, maka Lifebuoy mengajak kerja sama Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan TP PKK Pusat untuk melakukan roadshow edukasi cuci tangan pakai sabun agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik di sekolah dan rumah sakit.
" Tahun ini kita menyebarkan kebiasaan cuci tangan di 1,5 juta anak-anak dan 150 ribu ibu-ibu. Selain itu kita juga adakan campaign #tepuksehatIndonesia. Dengan bertepuk itu tangan bisa menularkan penyakit. Tapi kalau tangannya bersih karena cuci tangan pakai sabun, tidak masalah," imbuh Arya.
Sejalan dengan aspirasi itu, Titi Kamal sebagai sosok ibu bagi keluarga Indonesia juga terus mengajarkan anaknya, Arjuna Zayan Sugiono, untuk hidup sehat dengan mencuci tangan pakai sabun.
" Anak tidak saya batasi kegiatannya, baik di outdoor dan indoor, saya sangat memberikan kebebasan. Yang penting menghindari diri dari kuman dengan selalu cuci tangan pake sabun, sebelum makan, setelah dari kamar mandi, atau setelah mandi. Selalu saya tanamkan itu ke anak," tegas istri Christian Sugiono itu.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli