Jumat, 16 Oktober 2026 Cari

Catat! 5 'Modal' Penting untuk Masa Depan Buah Hati

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 3 April 2017 16:02
Catat! 5 'Modal' Penting untuk Masa Depan Buah Hati
Kebiasaan seahari-hari di rumah juga jadi hal penting untuk membentuk mental anak agar jadi orang gigih dan tak mudah menyerah.

Dream - Setiap orangtua ingin anaknya menjadi sukses dalam masa depan. Tak melulu harus menyekolahkannya di sekolagh mahal dan berkualitas. Kebiasaan seahari-hari di rumah juga jadi hal penting untuk membentuk mental anak agar jadi orang gigih dan tak mudah menyerah saat berusaha.

Kemampuan bersosialisasi, mengatasi masalah, bekerja dalam tim juga jadi 'modal' penting. Lalu, hal apa saja yang harus diajarkan ke buah hati agar ia memiliki mental yang kuat dan emosi yang matang?

Beropini
Mengemukakan pendapat jadi salah satu skill yang paling penting di dunia yang serba modern dan harus segera diajarkan sejak usia dini. Orangtua harus menunjukkan kalau opini anak penting dalam keluarga. Anak-anak harus tahu kalau orangtua selalu berusaha mendengarkan dan mengerti mereka.

Konsentrasi
Anak-anak lebih fokus pada apa yang mereka sukai pada saat ini, jadi cobalah lakukan sesuatu yang tidak hanya berguna baginya tapi juga menyenangkan. Jangan lupa kalau perilaku orangtua merupakan contoh bagi anaknya, jadi perhatikan anak tanpa ada gangguan.

Kepercayaan diri
Semakin dini anak belajar sesuatu dengan sendirinya, semakin percaya dirilah nanti ia di masa depan. Dorong anak untuk berpakaian, mengikat tali sepatu, membereskan mainan, dan
membersihkan apa yang mereka kotori sendiri. Jangan dimarahi jika anak membuat kesalahan, bersabarlah dan jangan lupa untuk memujinya.

Terlibat dalam tim
Perlu untuk menjelaskan pada anak sejak usia dini kalau ada beberapa peraturan di lingkungan seperti taman kanak-kanak, taman bermain, atau sekolah. Dengan menaatinya jadi
mereka bisa membangun hubungan yang baik dengan yang lain.

Ketika mengajarkan anakbekerja secara berkelompok, jangan pernah membanding-bandingkannya dengan anak yang lain. Biarkan ia menonjol dengan kekhasan sifatnya bukan hanya karena ingin terlihat lebih dari yang lain.

 

Laporan Gemma Fitri Purbaya


Sumber: Brightside

 

Beri Komentar