Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Vaksin
Dream - Vaksin jadi salah satu cara pencegahan penyakit yang cukup efektif, terutama jika pemberiannya dilakukan pada masa bayi hingga anak-anak. Ada daftar program vaksin wajib yang diberikan secara gratis oleh pemerintah.
Pelaksanaan program vaksin tersebut biasanya dilakukan di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dengan jadwal tertentu berdasarkan usia anak. Selain vaksin yang direkomendasikan ada juga vaksin tambahan. Efeknya juga tak kalah penting dengan vaksin wajib.
Terkait jadwal vaksin ini, ada 3 jenis vaksin yang waktu pemberiannya berubah. Cek kembali jadwal vaksin si kecil dan cocokkan dengan jadwal baru berikut.
Vaksin HPV
Sebelumnya pemberian vaksin human papillomavirus (HPV) haru diberikan 3 kali sebelum aak berusia 15 tahun untuk memaksimalkan efektivitasnya. Namun kini, pemberiannya cukup dua kali, sebelum anak berusia 15.
Vaksin Hepatitis B
Pemberian vaksin hepatitis B ini sangat penting dan masuk dalam program pemerintah. Jika sebelumnya vaksin diberikan saat kunjungan pertama setelah kelahiran, kini vaksin Hepatitis B direkomendasikan diberikan sebelum ibu dan bayi pulang ke rumah.
Vaksin Flu
Jenis vaksin flu versi FluMist tidak lagi direkomendasikan untuk anak pada musim flu 2016–2017. Dari penelitian lanjutan juga diketahui tak efektif untuk musim flu 2017–2018. Konsultasikan lagi secara detail pada dokter terkait vaksin flu ini.
Sumber: Parents
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram