Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Ibu Hamil (Foto: Shutterstock)
Dream - Level rasa cemas dan kekhawatiran ibu boleh dibilang meningkat drastis saat tahu dirinya tengah berbadan dua. Kebahagiaan tentu dirasakan. Tapi hal tersebut kadang tertutupi oleh tingkat kekhawatiran yang tinggi terkait kondisi janin.
Dampak yang muncul adalah ibu menjadi mudah stres dan gelisah. Jika Sahabat Dream saat ini sedang hamil dan seringkali merasa khawatir, muncul pikiran buruk, sulit tidur, dan
semacamnya, cobalah bermeditasi.
Meditasi bisa dilakukan sendiri di rumah pada pagi hari saat bangun tidur atau malam menjelang tidur. Duduk bersila, posisi tubu tegak, tempelkan jari jempol dengan jari tengah.
Tarik napas secara dalam melalui hidung dan buang secara perlahan melalui mulut.
Lakukan ini secara teratur dengan memfokuskan udara yang masuk untuk kesehatan janin dan seluruh organ tubuh ibu. Aktivitas satu ini biasanya juga diajarkan di kelas-kelas senam hamil.
Meditasi yang rutin akan membawa efek positif bagi kesehatan psikologis ibu hamil.
Selain itu ada sederet keuntungan yang didapatkan dengan meditasi rutin saat hamil. Yuk, cari tahu.
- Membuat bayi merasa bahagia
Penelitian yang dilakukan tim dari Obstetric Unit, Queen Elizabeth Hospital di Hong Kong, mengungkap bahwa bayi yang lahir dari ibu yang rutin bermeditasi selama kehamilan memiliki
temperamen yang lebih stabil, serta memiliki kemampuan mengontrol diri dengan baik. Hal ini membuat level kekhawatiran ibu jadi menurun.
- Menurunkan level stres dan kecemasan
Mempraktekan meditasi secara teratur dapat menurunkan stres, kecemasan dan tekanan yang di alami selama proses kehamilan dan persalinan. Kuncinya adalah memfokuskan pikiran pada
hal-hal positif saat bermeditasi.
- Mengontrol rasa sakit
Pada ibu yang akan melahirkan, akan merasakan nyeri kontraksi yang levelnya semakin meningkat seiring pembukaan jalan lahir. Dengan latihan meditasi, kontrol rasa nyeri bisa dilakukan secara lebih efektif. Sehingga saat persalinan berlangsung, ibu merasa lebih tenang menghadapi rasa sakit.
- Meningkatkan imunitas
Meditasi juga meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Termasuk menjaga kondisi tubuh ibu dalam kondisi fit selama kehamilan hingga persalinan.
Laporan Ferra Ferdiana
Sumber: Momjunction
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi