Sabtu, 24 Oktober 2026 Cari

Jangan Berbagi Handuk dengan Si Kecil, Ini Alasannya

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 9 Januari 2017 10:05
Jangan Berbagi Handuk dengan Si Kecil, Ini Alasannya
"Jika ada aroma muncul dari handuk itu pertanda kalau mikroba sedang berkembang biak".

Dream - Handuk pastinya jadi perlengkapan penting untuk menjaga kebersihan kulit anak-anak. Fungsi utamanya tentu saja mengeringkan kulit setelah mandi. Tapi perlu diketahui, handuk merupakan benda di rumah yang paling banyak ditumbuhi bakteri, virus, jamur, kulit mati hingga kotoran lainnya.

Bakteri dan jamur yang terdapat pada handuk, sebagian besar berasal dari kamar mandi. Hal tersebut ditambah dengan kondisi lembap pada handuk, serta seratnya yang cenderung hangat. Tak heran kalau berbagi handuk sama saja dengan berbagi penyakit.

"Jangan pernah berbagi handuk dengan anak, terutama bayi dan balita. Apalagi jika orang dewasa memiliki penyakit kulit, pastinya bisa menulari anak lewat handuk. Handuk merupakan benda pribadi seperti sikat gigi yang tak boleh digunakan bergantian," kata Philip Tierno, seorang ahli mikrobiologi dan patologi dari New York University School of Medicine.

Berbagi handuk dengan anak bisa meningkatkan risiko munculnya keluhan jerawat, gatal-gatal hingga infeksi. Kulit anak juga cenderung sensitif, sehingga sangat mudah mengalami masalah kulit jika berbagi handuk.

Tierno bahkan merekomendasikan untuk mengganti handuk setelah tiga kali digunakan. Hal ini karena terlalu banyak dan cepatnya bakteri dan jamur yang berkembang di handuk lembap. Aroma tak sedap dari handuk juga menandakan handuk harus segera dicuci.

"Jika ada aroma muncul dari handuk itu pertanda kalau mikroba sedang berkembang biak, harus segera dicuci dengan sabun dan air hangat," kata Tierno.


Sumber: Daily Mail

 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More