Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Bayi Sesak Napas (Foto: Shutterstock)
Dream - Batuk, pilek, penyakit infeksi pernapasan atau tersedak, merupakan pemicu utama kondisi sesak napas pada anak. Ada orangtua yang langsung menyadari kalau anak mengalami sesak napas, namun banyak juga yang tak tahu hingga berakhir fatal.
Untuk mengetahui apakah anak mengalami sesak napas atau tidak, perhatikan 3 hal, yaitu wajahnya, kemampuan bernapas dan peredaran darah pada kulit. Seperti dikutip dari Ikatan
Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak yang sesak napas cenderung gelisah, rewel dan napasnya sangat cepat.
Jika Anda curiga anak mengalami sesak napas, buka bajunya dan perhatikan pergerakan dadanya. Bisa melihat tarikan dinding perut bagian atas saat anak bernapas. Bila sesak bertambah parah akan terlihat tarikan dinding dada. Hidung juga kembang kempis dan terdengar bunyik 'ngik' dalam napasnya.
Kenali napas cepat pada anak. Bagaimana cara hitung napas yang benar? Simak selengkapnya disini.. #pneumonia #WPD pic.twitter.com/HVhkv0QIgO
— IDAI (@idai_tweets)November 13, 2017
Bisa juga melakukan perhitungan napas selama 1 menit. Video di atas bisa bisa jadi petunjuk untuk mengetahui apakah anak termasuk sesak atau tidak. Para orangtua sebaiknya mengetahui cara menghitung napas, terutama mereka yang memiliki anak di bawah 2 tahun.
Apabila hasil perhitungan menunjukkan napas anak termasuk cepat, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut. Jika sudah semakin parah maka bisa sangat membahayakan nyawa anak.
Biasanya sesak napas susah tergolong berat apabila tangan dan kaki terlihat pucah. Wajah juga sangat kelelahan dan muncul keringat terus-menerus, serta munculnya bercak kebiruan di kulit. Kondisi ini menunjukkan anak butuh pertolongan segera di instalasi gawat darurat.
Sumber: IDAI
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya