Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pemberian Vaksin Pada Bayi (Foto: Shutterstock)
Tak ada salahnya untuk membahas hal ini dengan pasangan agar bisa membuat keputusan terbaik bersama.
Dream - Saat masih berada di rumah sakit untuk menjalani persalinan, ada beberapa keputusan-keputusan penting terkait kesehatan ibu dan bayi yang harus dibuat. Biasanya keputusan ini dibuat oleh para ayah mengingat kondisi ibu yang belum pulih setelah persalinan.
Akan lebih baik jika keputusan dibuat dan dibicarakan bersama sebelum diambil. Mungkin membuat keputusan-keputusan ini tak pernah Sahabat Dream bayangkan sebelumnya. Tak ada
salahnya untuk membahas hal ini dengan pasangan agar bisa membuat keputusan terbaik bersama.
Menyusui dan pemberian susu formula
Dalam hal keberhasilan menyusui memang dibutuhkan kerja sama pasangan suami istri. Idealnya setelah dilahirkan bayi melakukan inisiasi menyusui dini (IMD) lalu setelahnya akan
disusui. Tapi dalam kenyataannya tak semudah itu. Kondisi ibu atau bayi kurang baik sehingga menghambar proses menyusui. Untuk keputusan pemberian susu formula tak boleh begitu
saja dilakukan pihak RS. Harus ada indikasi medis dari dokter dan persetujuan di atas materai oleh orangtua. Jadi bicarakan hal ini secara detail.
Menunda pengguntingan ari-ari
Beberapa penelitian menunjukan menunda pemotongan ari-ari selama 30 hingga 60 detik bisa mengurangi risiko anemia pada bayi di 6 bulan pertama kehidupannya. Bahkan American
Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) saat ini merekomendasikan penundaan pemotongan plasenta setelah bayi lahir 30-60 detik. Keputusan ini juga harus dibuat dan
dibicarakan dengan dokter obgyn dan dokter anak.
Vitamin K dan salep antibiotik
Ada beberapa RS yang memberikan salep antibiotik di mata bayi untuk melindungi mata bayi dari bakteri yang bisa memicu masalah pada kesehatan mata bayi. Lalu diberikan juga vitamin
K melalui suntikan di paha untuk melindunginya dari pendarahan. Bicarakan hal ini dengan pasangan dan konsultasikan dengan dokter secara detail.
Vaksin hepatitis B
Vaksin hepatitis B biasanya diberikan pada pemeriksaan pertama setelah persalinan atau vaksin pertama. Tapi kini dianjurkan vaksin tersebut diberikan langsung segera setelah lahir. Terkait hal ini orangtua biasanya akan diinfokan dan harus membuat keputusan.
Masih merasa bingung untuk membuat keputusan? Jangan segan untuk berkonsultasi secara detail pada dokter kandungan dan dokter anak. Akan jauh lebih baik jika Anda sudah mengetahui prosedur rumah sakit yang akan didatangi terkait kebijakan untuk bayi baru lahir secara detail.
Sumber: Fit Pregnancy