Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Dokter Anak
Dream - Muntah, diare, demam, makanan organik, vaksin, sederet masalah kesehatan anak jadi hal yang sangat menyita perhatian orangtua. Tentunya Anda ingin menjaga si kecil selalu dalam keadaan sehat agar ia bisa tumbuh dengan optimal, baik fisik maupun psikologis.
Menjadi orangtua memang selalu diliputi rasa khawatir. Namun bukan berarti perasaan khawatir tersebut mengalahkan logika dan akal sehat. Ada hal-hal yang menurut dokter sebenarnya tak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Apa saja?
Demam
Demam, secara definisinya, merupakan kondisi dengan suhu tubuh mencapai 38 derajat celcius atau lebih. Para dokter mengatakan apabila demam anak di bawah 38
tidak perlu khawatir. Bila si bayi merupakan bayi yang baru lahir, dokter akan memeriksa lebih lanjut, namun tidak ada masalah bagi bayi yang berusia dua bulan keatas.
Vaksinasi
Jangan khawatir apabila suhu tubuh si kecil meningkat setelah divaksin. Hal itu merupakan reaksi wajar tubuh kita setelah diberikan vaksin. Ikuti saja anjuran dokter. Biasanya untuk mengurangi rasa tak nyaman, anak bisa diberi paracetamol sesuai dosis.
Makanan organik
Untuk makanan bayi, orangtua cenderung ingin memberikan makanan organik. Memang baik bagi tubuh, tapi memberi makanan non organik juga tak masalah. Asalkan gizi seimbang dan diolah dengan bersih. Anak-anak butuh asupan gizi maksimal demi pertumbuhannya.
Penyakit yang sedang merebak
Dari berita Anda mungkin akan melihat banyak berita seputar penyakit yang bisa menjangkiti bayi dan membahayakan nyawanya. Jika memang telah berkunjung ke negara tertentu tempat munculnya penyakit tersebut, Anda bisa berkonsultasi.
Namun jika tak ada paparan sama sekali, tak perlu khawatir. Konsultasi adalah cari paling tepat, bukan dengan mencari informasi di Google yang kadang malah jadi salah kaprah.
Laporan Annisa Mutiara Asharini
Sumber: Pure Wow
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

