Minggu, 18 Oktober 2026 Cari

Ketahui Perbedaan HVS dan Asma yang Bisa Menyerang Anak

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 5 April 2017 16:02
Ketahui Perbedaan HVS dan Asma yang Bisa Menyerang Anak
Anak-anak saat panik, stres dan gelisah seringkali tak menyadarinya. Mereka bisa tiba-tiba saja mengeluh sakit atau sesak napas.

Dream - Hyperventilation syndrome (HVS) atau sesak napas dan asma memiliki gejala yang mirip. Banyak orangtua yang salah mengira kalau buah hatinya mengalami asma padahal bisa jadi malah menderita hyperventilation syndrome (HVS).

Gejala HVS yang sangat khas yaitu bernapas yang lebih dalam dan lebih cepat dari biasanya disertai pusing, dengan detak jantung yang cepat. Anak mungkin juga mengeluh mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki, kecemasan, pingsan, hingga merasa sakit di otot dada.

Anak bisa mengalami HVS ketika ia sedang dalam kondisi stres fisik atau emosional. Beberapa penyebabnya antara lain kecemasan, asma, cedera kepala, demam, dan beberapa obat-obatan.

" Gejala utamanya sesak napas, kadang ini membuat salah diagnosis. Tapi ketika diberi obat-obat asma, keluhan tak kunjung hilang. Biasanya HVS terjadi karena gangguan psikis. Anak bisa mengalami stres di sekolah atau rumah lalu berdampak pada kondisi pernapasannya," ujar ujar Ranganath, R, seorang dokter spesialis paru-paru.

Untuk pengobatan HS sendiri, menurut Ranganath adalah dengan konsultasi psikiater, latihan fisik yang rutin serta latihan pernapasan saat terjadi serangan. Kondisi psikologis pasien yang biasanya harus lebih dulu ditenangkan.

Anak-anak saat panik, stres dan gelisah seringkali tak menyadarinya. Mereka bisa tiba-tiba saja mengeluh sakit atau sesak napas. Jadi, cari tahu dulu secara detail keluhan dan kondisi psikologis si kecil.

 

Laporan Gemma Fitri Purbaya


Sumber: Live Mint

 

Beri Komentar