Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Anak Belajar Memasak (Foto: Shutterstock)
Dream - Usia remaja dimulai ketika anak-anak memasuki umur 9 hingga 13 tahun. Dalam periode tersebut, orangtua pun harus lebih membiarkan anak mandiri dan mengubah gaya pengasuhan.
Dari gaya mengasuh attachment parenting ke detachment parenting. Agar proses transisi dan membuat anak jadi lebih mandiri saat remaja ada beberapa keterampilan yang wajib dimilikinya.
Akan lebih baik jika buah hati sudah memilikinya sebelum usia 13 tahun. Apa saja?
Sopan santun
Hal ini mungkin terdengar sederhana tapi masih banyak orangtua yang kurang dan belum maksimal mengajarkan sopan santun, serta tata krama pada anak-anaknya. Misalnya, bersikap sopan pada yang lebih tua, sabar mengantre, pamit saat pergi keluar rumah dan masih banyak nilai-nilai yang harus diajarkan. Ajaran ini harus didapatkan anak dari orangtuanya dengan melihat dan mencontoh.
Mengatur uang
Kemampuan anak dalam mengatur uang bisa dimulai dikenalkan dengan memberikan uang jajan secara mingguan. Biarkan anak mengatur sendiri pengeluarannya. Jika ia membutuhkan lebih, harus ada semacam 'proposal'. Misalnya karena ia harus ke tempat les dengan ongkos lebih besar dan makan siang harganya lebih mahal. Cara ini cukup efektif mengajarkan langsung anak-anak untuk mengatur uang.
Pekerjaan rumah tangga
Membersihkan tempat tidur sendiri, mencuci pakaian dalam sendiri, mencuci piring serta pekerjaan rumah tangga lainnya juga harus diajarkan pada anak. Meskipun di rumah terdapat asisten rumah tangga, anak juga harus diajarkan. Hal ini agar mereka bisa menghargai pekerjaan orang lain, dan apabila harus jauh dari rumah tak lagi kaget.
Memasak
Untuk masyarakat Indonesia, nasi adalah makanan pokok. Untuk itu pastikan kalau anak-anak Anda di rumah bisa memasak nasi. Dengan adanya rice cooker sebenarnya sangat mudah, cukup memberi tahu 'rumus' takaran yang biasa Anda gunakan.
Menggoreng telur, ayam atau menumis sayuran juga penting diajarkan pada anak-anak. Libatkan mereka saat menyiapkan makanan untuk keluarga.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha