Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Tradisi khitan sudah ada sejak zaman Nabi Ibrahim AS. Dalam istilah medis, proses ini disebut dengan sirkumsisi yaitu memotong kulup atau kulit yang menutupi ujung kemaluan.
Sangat dianjurkan untuk melakukan prosedur khitan saat anak lelaki masih kecil. Terutama sebelum berusia 7 tahun. Hal ini karena bisa melindungi mereka dari risiko kanker penis.
" Khitan hendaknya dilakukan di usia dini sekitar 5 tahun. Sifatnya preventif. Kalau dilakukan di usia dewasa, perlindungannya akan berkurang," kata ahli Urologi Parkway Hospitals Singapore, Poh Beow Kiong, di Jakarta beberapa waktu lalu.
Khitan, menurut Poh bisa mengurangi faktor risiko kanker penis yang disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV). Hal ini karena penis menjadi lebih mudah dibersihkan dan tak ada kotoran yang menumpuk.
" HPV erat kaitannya dengan kanker penis, serviks dan oral. Kulit penis yang tidak dipotong memungkinkan terjadinya infeksi karena ada kotoran yang tersumbat," ungkap Poh di Jakarta, Kamis 31 Desember 2019.
Setiap manusia memiliki sel yang berpotensi menjadi kanker. Mutasi tersebut dapat dipicu dari infeksi pada penis. Meski kasusnya jarang ditemukan, kanker penis bersifat lebih ganas dari kanker non-kulit seperti prostat.
Khitan jadi salah satu langkah pencegahan yang efektif. Untuk itu, pertimbangkan untuk melakukan khitan pada si kecil di usia 5 tahun.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha