Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Pemasangan Kontrasepsi Implan Di Area Lengan (Foto: Vocalady)
Dream - Memiliki anak tentunya orangtua harus mempersiapkan banyak hal. Bukan hanya kondisi fisik, tapi juga mental, perencanaan keuangan serta pendidikan yang matang. Jika saat Anda dan pasangan memutuskan untuk menunda dulu kehamilan secara jangka panjang, ada dua pilihan kontrasepsi yang bisa dipertimbangkan.
Kontrasepsi tersebut yaitu IUD dan implan, kedua jenis kontrasepsi ini efektivitasnya bisa mencapai 4 hingga 10 tahun, tergantung dari jenis yang dipilih. Meski sama-sama bersifat jangka panjang keduanya memiliki perbedaan.
Ketahui perbedaannya secara detail agar Anda bisa memutuskan dengan tepat jenis kontrasepsi yang akan digunakan. Berikut detail perbedaannya, seperti dikutip dari Tundakehamilan.com.
Kontrasepsi Implan
Implan digunakan dengan dipasang di bawah kulit lengan atas. Implan ini hanya mengandung hormon progesteron yang tidak memengaruhi kualitas dan produksi ASI serta mengurangi pendarahan berat saat menstruasi.
Cara kerja Implan ini yaitu hormon diserap secara perlahan oleh pembuluh darah lalu progesteron tersebut mencegah pelepasan sel telur dan mengentalkan lender rahim. Dengan begitu, rahim akan sulit ditembus sperma.
Jika Anda memilih Implan sebagai kontrasepsi pilihan, pengaturan kehamilan akan efektif terlindungi dalam jangka panjang hingga 4 tahun. Selain itu, Implan ini pun mudah dipasang. Anda juga tidak perlu rutin harus check up ke dokter atau bidan.
Kontrasepsi IUD

IUD (Intrauterine Contraceptive Device) atau spiral ini merupakan alat kontrasepsi yang dipasang dalam rahim, tanpa hormon namun tidak akan mengganggu kesuburan. IUD ini sangat efektif untuk jangka panjang atau jika Anda ingin menjaga jarak kehamilan sesuai yang direncanakan.
IUD juga aman bagi ibu yang menyusui. Dengan begitu, Anda yang sedang menyusui dan ingin menjaga jarak kehamilan cocok menggunakan kontrasepsi tersebut.
Bagaimana kerja kerjanya? IUD mengurangi mobilitas sperma sehingga sperma tidak akan mencapai sel telur karena telah melalui efek iritasi steril. Kemudian, tembaga yang ada di kontrasepsi tersebut akan melepas ion yang menyebabkan kondisi rahim tidak siap untuk melakukan pembuahan.
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol