Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Ibu Hamil (Foto: Shutterstock)
Dream - Kehamilan bagi beberapa ibu menimbulkan keluhan yang sangat menggangu. Salah satunya adalah gatal disertai kemerahan pada bagian permukaan kulit tertentu. Terkadang rasa gatal ini sangat tertahankan hingga menimbulkan perih.
Kondisi tersebut sering disebut PUPPPs atau pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy. Yaitu kondisi ruam merah yang meradang, biasanya dimulai saat memasuki trimester ketiga kehamilan.
Sering terjadi di bagian lipatan di perut atau tubuh lain yang mengalami peregangan. Rasa gatal dan kemerahan juga bisa menyebar ke bokong, lengan dan kaki. Penyebab kondisi PUPPPs ini menurut dokter karena peregangan kulit saat hamil.
" Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara distensi kulit (peregangan / perluasan kulit) dengan kehamilan. Ruam biasanya dimulai dengan stretch mark. Mereka yang paling berisiko adalah ibu yang hamil anak kembar dan yang bobot tubunya naik drastis saat hamil," kata Ray Kamali, MD, seorang dokter kandungan.
Studi lain menunjukkan kondisi tersebut bisa jadi kemungkinan respon imunologi terhadap antigen janin yang bersirkulasi. Ada fakta menarik soal kondisi gatal saat hamil ini. Ternyata 70 persen ibu yang ruam dan gatal saat hamil, memiliki anak laki-laki.
" Banyak juga ahli kandungan yang mempercayai bahwa rasa gatal hingga kemerahan tersebut disebabkan hormon laki-laki pada janin," ujar Kamali.
Satu hal positif tentang PUPPP adalah kondisi ini tidak berbahaya bagi ibu maupun janin. Untuk meredakannya, cobalah gunakan sabun dengan pelembap tinggi saat hamil.
Bisa juga menaburkan bedak antialergi. Jika memang sangat mengganggu hingga perih atau luka segera konsultasikan dengan dokter.
Sumber: Fit Pregnancy
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya