Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Lemari Es (Foto: Shutterstock)
Dream - Adanya lemari es memang mempermudah kita dalam menyimpan bahan makanan. Apalagi di bulan Ramadan seperti sekarang. Stok makanan untuk sahur bisa disimpan di lemari es untuk kemudian dihangatkan.
Dalam menyimpan bahan pangan di lemari es, ada hal-ahal yang harus diperhatikan. Salah satunya ada waktu penyimpanan. Misalnya stok bahan pangan yang belum habis seringkali dibiarkan begitu saja, sementara Sahabat Dream baru saja membeli bahan makanan baru.
Barang belanjaan yang baru biasanya langsung dimasukkan ke dalam lemari es. Cara ini akan membuat bahan makanan yang lama akan terdorong ke belakang. Bahkan jika rak sudah tidak mampu menampung bahan makanan, kerap kali dipaksa agar semua bahan makanan bisa masuk ke dalam kulkas.
Disadari atau tidak, kebiasaan ini akan mengacaukan sistem pendinginan dari lemari es. Selain itu, dengan memasukkan bahan makanan secara paksa akan membuat Anda tidak bisa memeriksa bahan makanan mana yang sudah tidak layak dan harus dibuang.
Anda harus melakukan penataan penyimpanan bahan makanan dengan tepat. Sehingga, kinerja kulkas bisa berjalan dengan maksimal. Sebelum menyimpan makanan baru, lihat dulu sisa-sisa makanan yang ada di rak.
Jika ada yang sudah berubah bentuk, berbau dan tak mungkin diolah segera buang. Akan lebih baik jika langsung dibersihkan. Untuk bahan pangan lama yang masih bisa diolah taruh ditempat yang lebih mudah dijangkau.
Sementara bahan pangan baru, taruh di belakang. Menaruhnya dalam wadah lalu diberi label tanggal juga bisa dilakukan. Pastikan, bahan pangan yang disimpan tak melebihi kapasitas kulkas agar suhunya tetap stabil dan terjaga dan kesegarannya.
Sumber: Vinsensia Dianawanti/ Liputan6.com
Baca Juga: Pastikan 3 Perkakas Dapur Ini Disimpan dengan Benar Penataan Kamar Tidur Bertema Tropis, Santai Maksimal! Langkah Mudah Bersihkan Kaca dengan Efektif Bak Cuci Piring Lebih Mengkilat Berkat Tepung Rumah Asri Ini Dirancang Mengelilingi Kolam, Keren!
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari