Kamis, 15 Oktober 2026 Cari

Latih Buah Hati Membereskan kamar sendiri

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 10 April 2017 13:55
Latih Buah Hati Membereskan kamar sendiri
Perlu dicontohkan dan diulangi sehari-hari hingga membentuk kebiasaan.

Dream - Kamar anak menjadi ruangan yang paling sering berantakan. Sebagai tempat bermain sekaligus bereksperimen, butuh tenaga yang ekstra untuk membersihkan ruangan yang satu ini.

Untuk anak usia 3 tahun sebenarnya sudah bisa diajarkan untuk menaruh kembali mainan dan barang-barangnya di tempat seharusnya. Hal ini memang tak lantas langsung dimengerti dan dilakukan.

Perlu dicontohkan dan diulangi sehari-hari hingga membentuk kebiasaan. Coba terapkan cara ini untuk melatih buah hati membereskan dan merapikan kamarnya sendiri.

Mulai sejak kecil
Anak perlu contoh berulang, setiap hari. Jadi mulai saat anak sudah mengerti saat diberi instruksi ketika usia 3 tahun, ajarkan untuk menaruh pakaian di lemari, membereskan mainan sebelum ia tidur dan menaruh piring kotornya di bak cuci piring. Jika diajarkan terus menerus, anak akan terbiasa hidup rapi dan bersih.

Biarkan anak membantu
Bukanya membantu malah bikin berantakan'. Pemikiran tesebut sering terlintas di pikiran para orang tua. Segera buang piliran buruk itu jauh-jauh dan biarkan anak mulai membantu pekerjaan rumah. Hal ini sangat berdampak positif bagi kepribadian anak agar terhindar dari rasa malas dan senang beraktivitas, salah satu aktivitasnya adalah membereskan kamar. Mulailah dengan hal-hal kecil seperti menaruh kaus kaki di laci atau mengambil cucian yang akan dilipat.

Pisahkan barang-barang dan beri nama
Memisahkan barang-barang yang ada di dalam kamar dan diberi namanya masing-masing mempermudah anak untuk mencari barang. Untuk anak sekolah dasar yang sudah bisa membaca, ini sangat efektif. Ajak mereka menamai barang-barangnya. Jika dilakukan setiap hari, anak akan ha[al letak barang-barang tersebut tanpa harus melihat label namanya terlebih dahulu.

Ketahui kepribadian anak
Setiap anak memiliki kepribadinya masing-masing, tugas orang tua memahami dengan benar kepribadian anaknya dan menyesuaikan dengan cara yang tepat. Ada anak yang mempunyai kesadaran sendiri untuk merapikan kamarnya, dan beberapa anak yang lain harus diminta terlebih dahulu untuk melakukan hal tersebut. Jangan segan memberi pujian jika kamarnya terlihat bersih dan rapi.


Laporan Awalendi Ema

 

 

 

Beri Komentar