Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Ingin buah hati terbiasa dan selalu ingin makan makanan sehat? Ajarkan mereka soal nutrisi makanan secara langsung. Para peneliti dari Universitas Finlandia Timur menggunakan metode pengajaran pada anak usia tiga hingga lima tahun tentang makanan yang melibatkan kelima indera mereka.
Diketahui, dengan mengajarkan anak seputar makanan dengan merangsang panca inderanya, mereka akan memilih lebih banyak buah dan sayuran. Bagaimana caranya? Metode ala Finlandia ini bisa diterapkan pada si kecil.
- Ajak belanja sayur dan buah
Berbelanja kebutuhan rumah tangga bagi orang dewasa jadi aktivitas rutin membosankan. Namun bagi anak-anak bisa jadi pelajaran dan petualangan seru. Terutama jika belanja sayur dan buah.
Tanyakan pada si kecil buah atau sayur apa yang ingin dia makan? Saat menemukannya, minta anak untuk memegangnya, mencium baunya, mencari yang sudah matang dan memasukkannya ke kantung belanja. Libatkan mereka dalam membuat keputusan dan latih agar selalu memilih makanan sehat.
- Tawarkan makanan prasmanan
Anak-anak harus dapat membuat pilihan makanan prasmanan dan menentukan porsi mereka sendiri. Ini juga berkaitan dengan kontrol diri tidak berlebihan. Awalnya, mungkin bisa diajarkan tapi selanjutnya, biarkan anak-anak yang menentukannya. Jangan lupa untuk menawarkan menu-menu makanan baru untuk dicoba, tapi jangan memaksanya.
- Pisahkan makanan
Sebagai orang dewasa, mungkin kita lebih menyukai makanan yang dicampur dan kaya rasa, tapi untuk anak-anak biarkan mereka mencicipinya satu demi satu. Terutama sayur dan buah. Pisahkan dalam wadah atau piring berbeda. Biarkan ia merasakan, mencium aromanya, melihat bentuk serta tekstur agar seluruh panca inderanya bisa menerima dengan baik.
- Tanyakan pendapat anak
Jika si kecil baru saja mencoba sayur atau buah tertentu, tanyakan pendapatnya. Apakah ia menyukainya? Bagaimana rasanya? Warna dan aromanya? Hal ini membuat anak menjadi diharga pendapatnya soal makanan.
Sumber: Todays Parent
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
