Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Pakaian Anak
Dream - Salah satu sudut yang seringkali dalam kondisi berantakan adalah lemari anak. Apalagi jika anak sudah mulai suka memilih-milih baju sendiri. Mereka menariknya begitu saja dan belum bisa merapikannya kembali dengan benar.
Menata pakaian dalam lemari ini memang tantangan tersendiri. Apalagi jika koleksi pakaian anak cukup banyak. Agar penataan efisien dan tak selalu berantakan adalah trik yang bisa Anda lakukan saat menatanya.
Langkah pertama, singkirkan atasan, celana, kaus kaki serta pakaian lain yang sudah tak lagi muat atau ketika si kecil masih bayi. Biasanya pakaian tersebut masih ada di lemari dan membuat penuh serta berantakan padahal tak pernah digunakan lagi.
Sortir pakaian ini memang sebaiknya dilakukan 6 bulan sekali, terutama karena anak cepat sekali tumbuh. Pakaian mereka pun hanya 'berumur' sebentar saja. Jadi, menyortir pakaian merupakan langkah paling mendasar saat ingin beres-beres lemari pakaian anak.
Setelah disortir baru kemudian kategorikan pakaian berdasarkan waktu memakainya. Misalnya seragam sekolah, pakaian main, pakaian tidur dan pakaian untuk pergi. Akan lebih baik jika lemari anak terdapat banyak area untuk untuk menggantung pakaian.
Gantungan pakaian ini juga bisa melatih anak mandiri dalam hal memilih pakaian dan tak membuat berantakan. Untuk pakaian dalam, kaus dalaman, celana dalam serta kaus kaki sebaiknya ditaruh dalam kotak khusus.
Biasanya ketiganya tercecer dan sangat berantakan jika dicampur dalam satu penyimpanan. Ada kotak khusus untuk kaus kaki akan jauh lebih baik. Sementara untuk celana dalam dan kaus dalam bisa dipasang pemisah agar anak-anak mudah mencarinya.
Sebaiknya libatkan anak saat Anda merapikan lemari pakaiannya. Untuk anak sekolah dasar, berikan ia tanggung jawab untuk menjaga kerapian lemarinya. Hal ini juga penting untuk melatihkan menjaga kerapian dan bertanggung jawab.
Sumber: The Spruce
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari