8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pemerintah Republik Indonesia baru saja mengeluarkan aturan yang sangat ramah keluarga, terutama untuk para ayah. Para pegawai negeri sipil (PNS) pria diperbolehkan mengambil cuti selama 1 bulan untuk mendampingi istrinya melahirkan.
Hal tersebut sesuai aturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017. Pengasuhan bayi baru lahir selama ini cenderung lebih dibebankan pada ibu. Padahal sebagai orangtua, baik ayah dan ibu memiliki kewajiban yang sama dalam mengurus buah hatinya sejak lahir ke dunia.
Menanggapi kebijakan tersebut, Seto Mulyadi ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) yang juga seorang psikolog mengungkap sederet efek positif yang bisa terjadi dengan adanya kebijakan tersebut. Salah satunya adalah level kebahagiaan ayah yang akan meningkat.
" Dari beberapa penelitian soal cuti dampingi istri melahirkan, suami lebih bahagia di rumah sekaligus merasa keren berstatus ayah. Kondisi itu membuat para suami punya mood (suasana
hati) yang baik selama di tempat kerja," ujar Kak Seto, kepada Health Liputan6.com.
Ia juga mengungkap, dengan cuti ayah dan ibu bisa beradaptasi lebih baik dengan kehadiran anggota keluarga yang baru. Komunikasi pun jadi lebih lancar. Kondisi keluarga jadi lebih hangat. Bahkan menurut penelitian, cuti ayah saat istri melahirkan bisa menurunkan angka perceraian.
" Ada penelitian di Swedia yang menyimpulkan, seiring keluarnya aturan tentang parental leave (cuti melahirkan) untuk suami di sana, angka perceraian menurun tajam," ujar Kak Seto.
Tak heran kalau Kak Seto sangat berharap para PNS pria memanfaatkan kebijakan ini dengan baik. Mengambil cuti dan kompak bersama istri mengurus si kecil yang baru lahir.
Sumber: Fitri Haryani Harsono/ Liputan6.com
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian