Kamis, 15 Oktober 2026 Cari

Pengisap Debu Tak Menjamin Karpet Bersih Maksimal

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 25 Januari 2017 12:00
Pengisap Debu Tak Menjamin Karpet Bersih Maksimal
Membersihkan karpet berarti mencucinya dengan sabun, menyikat lalu menjemur dan menyemprotnya dengan disinfektan.

Dream - Kapan Anda terakhir membersihkan karpet di rumah? Karpet jadi tempat 'nyaman' debu, bakteri, jamur hingga tungau dan serangga untuk berkembang biak. Membersihkannya secara rutin jadi hal penting agar karpet tak jadi sarang penyakit.

Lalu seberapa sering sebaiknya karpet dibersihkan? Hal ini sangat bergantung pada kondisi di rumah. Misalnya apakah Anda punya hewan peliharaan atau ada anak balita di rumah? Jika ada tentunya karpet harus dibersihkan lebih sering.

Penting diketahui membersihkan karpet berarti membersihkan secara maksimal. Bukan hanya mengisap debu dengan vacuum cleaner. Membersihkan berarti mencucinya dengan sabun, menyikat lalu menjemur dan menyemprotnya dengan disinfektan.

Untuk mengisap debu dengan vacuum, sebaiknya dilakukan satu kali seminggu. Tapi jika Anda memiliki bayi dua kali seminggu adalah yang ideal. Terutama jika si kecil sudah mulai merangkak, pasti ia akan sering bermain-main di karpet.

Begitu juga ketika memiliki hewan peliharaan seperti kucing, isap debu satu kali seminggu. Jangan sampai bulu-bulunya memicu reaksi alergi dan bisa mengontori makanan dan minuman. Proses pembersihan sendiri, jika memang ingin melakukan sendiri, lakukan satu kali dalam sebulan.

Namun kini banyak jasa pembersihan karpet profesional yang praktis dengan harga terjangkau. Anda bisa memanggilnya setiap 2 hingga 3 bulan sekali agar pembersihan benar-benar maksimal. Ini sangat penting untuk menjaga bayi tak mudah terkena penyakit dan memastikan karpet bersih bebas tungau.

Jika di rumah tak ada balita atau hewan peliharaan. Membersihkan karpet menggunakan jasa profesional bila dilakukan tiap 4 bulan. Untuk membersihkannya sendiri bisa dilakukan 2 bulan sekali.

 

Beri Komentar