5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
Ibu Hamil (Foto: Shutterstock)
Dream - Gerakan bayi saat masih dalam kandungan merupakan salah satu yang paling ditunggu-tunggu para ibu hamil. Terutama saat ibu sedang mengajaknya berbicara atau menyentuh perut untuk menggodanya.
Tendangan dan gerakannya merupakan interaksi nyata yang selalu membuat ketagihan. Tentunya jadi satu momen yang sangat spesial bagi ibu. Sebenarnya tendangan bayi dari dalam
rahim ini bukan sekedar cara janin berinteraksi tapi juga bisa menggambarkan banyak hal. Apa saja?
1. Menendang menandakan perkembangan normal dan kesehatan bayi
Tendangan bayi menunjukkan bahwa bayi berkembang dengan baik di dalam rahim. Ibu bisa tahu saat bayi aktif, menendang bergerak hingga kadang membuat nyeri. Kadang muncul
dorongan dari dalam rahim hingga kesakitan karena gerakan bayi tapi ini biasanya akan cepat mereda.
2. Bayi cenderung merespons rangsangan luar
Bayi menendang dalam menanggapi beberapa perubahan di lingkungan sekitarnya. Setiap stimulus eksternal seperti makanan yang dimakan ibu atau suara yang berbeda dapat membuat
bayi bergerak atau menendang.
Saat berusia 20 minggu janin mulai mendengar nada suara rendah dan secara bertahap mulai mendengar suara bernada tinggi. Gerakan bayi saat mendengar suara yang berbeda ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik.
Janin juga akan merespons terhadap makanan yang dimakan ibu saat hamil. Yaitu melalui cairan amnion yang mengelilingi bayi di dalam rahim. Rasa makanan yang dikonsumsi ibu bisa
membuat bayi bergerak jika mereka menyukai atau tidak menyukainya.
3. Tendangan bayi meningkat saat berbaring miring
Ibu bisa merasakan lebih banyak tendangan jika tidur dalam kondisi miring. Hal ini karena suplai darah ke bayi meningkat saat berbaring di sisi kiri atau kanan, sehingga meningkatkan gerakan mereka.
Sumber: Momjunction
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
