Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

Menyesal Setelah Meneriaki Anak? Terapkan Rasio 5:1

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 18 Januari 2018 17:56
Menyesal Setelah Meneriaki Anak? Terapkan Rasio 5:1
Emosi yang tak terkontrol membuat orangtua jadi sosok yang mengerikan bagi anak.

Dream - Menghadapi perilaku anak-anak memang seringkali memancing emosi orangtua. Teriakan atau ancaman kadang muncul saat level emosi sedang tak terkendali. Sikap orangtua ini bisa saja menimbulkan trauma pada anak.

" Emosi yang tak terkontrol membuat orangtua jadi sosok yang mengerikan bagi anak. Bahkan bisa saja muncul kata-kata yang menyakitkan," ujar Anne Hill, seorang psikolog anak.

Anak yang melihat orangtua dengan emosi tak terkendali bisa saja merasa takut, khawatir. Sebagai orangtua yang bijak, Sahabat Dream tentu tak boleh membiarkan keadaan ini. Ada hal yang harus dilakukan untuk memperbaiki situasi serta hubungan dengan anak.

Salah satu caranya adalah dengan menerapkan rasio 5:1, artinya setiap satu keburukan, yang dalam hal ini memarahi anak, harus 'ditutupi' dengan melakukan lima kebaikan. Menurut penelitian, hubungan yang baik bisa berjalan jika ada lima interaksi yang baik dan satu interaksi yang buruk.

Lalu bagaimana cara menerapkannya?

" Sebelum menerapkan rasio 5:1, jangan segan dan malu untuk minta maaf pada anak. Justru dengan orangtua meminta maaf anak akan belajar kalau setiap orang yang berbuat salah harus meminta maaf," ungkap Hill.

Setelah itu lakukan hal-hal yang membuat interaksi dengan anak menjadi positif. Misalnya bermain bersama, makan, menonton televisi atau melakukan aktivitas seru lainnya. Pastikan interaksi yang terbentuk membuat hubungan Anda dan buah hati menjadi semakin positif.

" Bisa juga melontarkan pujian, memberikan ciuman hangat atau memasak makanan kesukaannya. Cara ini cukup efektif untuk membangun relasi hubungan kembali berjalan dengan baik dengan anak," kata Hill.

Sumber: Happy Family

Beri Komentar