Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Setiap orangtua tentu ingin anaknya tumbuh dengan kepribadian yang baik, penuh rasa disiplin, serta memiliki empati. Hal ini tak mungkin terbentuk tanpa penerapan disiplin dari orangtua.
Tapi tak mudah dalam menanamkan kedisiplinan pada anak-anak. Mereka seringkali berkehendak sesuai dengan keinginannya sendiri. Masa kecil memang penuh dengan imajinasi sehingga anak sangat senang bereksplorasi. Mereka pun merasa tertantang dari segala aturan yang diberikan.
Kedisiplinan pada anak hanya bisa ditanamkan ketika orang tuanya sendiri berdedikasi tinggi. Dibutuhkan kerja keras untuk membangun karakter tersebut. Pastikan orangtua punya modal ini jika ingin mendisiplinkan anak.
1. Hindari perasaan terlalu cemas
Beberapa orangtua memiliki kekhawatiran tinggi akan keselamatan anaknya. Berbagai cara pun dilakukan agar anak terhindar kesulitan. Justru hal ini membuat orangtua jadi tak bisa menrapkan kedisiplinan. Kuncinya adalah dengan membiarkan si kecil mampu menjaga dirinya sendiri. Seimbangkan dengan perlindungan Anda, agar mereka terbiasa membuat keputusan yang benar dengan caranya sendiri.
2. Beri contoh positif
Anak-anak belajar dengan mencontoh perilaku orang di sekitarnya. Untuk itu sangat penting dalam memberi contoh yang baik. Jaga cara berbicara. Termasuk dalam pemakaian gadget di rumah. Jangan sampai si kecil kecanduan bermain ponsel karena melihat Anda yang selalu terpaku dengan gadget.
3. Konsisten
Beberapa orangtua memberi ancaman ketika anaknya hendak berbuat di luar batas. Namun ancaman tersebut hanya merupakan omong kosong belaka. Terapkan konsekuensi bagi si kecil
dengan cara yang konsisten. Apabila ia menerima konsekuensi selama beberapa saat saja, kebiasaan buruknya tidak akan berhenti.
4. Kelola stres
Orangtua yang mampu mengontrol rasa stresnya dengan baik cenderung lebih mampu mengatasi perilaku buruk anak-anak. Stres yang tidak terkontrol akan menyebabkan Anda merasa emosi. Berteriak tidak akan bisa membuat anak disiplin.
5. Instruksi yang jelas
Membuat peraturan di rumah sangat penting dilakukan. Hal ini agar membentuk anak terbiasa menaati aturan yang berlaku. Pastikan aturan yang diterapkan disampaikan melalui instruksi yang jelas dan detail agar anak-anak tak menjadi bingung.
Laporan Annisa Mutiara
Sumber: Verywell
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari