Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Mendengar kata 'tanggung jawab' banyak yang beranggapan kalau hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa. Padahal, anak-anak juga bisa melakukan dan mengerti jika dicontohkan dan dilatih.
Tentunya tanggung jawab yang dilakukan anak bukanlah hal berat. Tapi yang memang disesuaikan dengan usianya. Misalnya pada anak 3 tahun sudah bisa menaruh pakaian kotornya di tempatnya atau menaruh piring dan gelas plastik kotor di bak cuci piring.
Bagaimana caranya membuat buah hati terbiasa dengan tanggung jawab? Coba terapkan empat hal ini.
1. Mulai dari balita
Setelah anak-anak cukup memahami perkataan orangtuanya, mulailah sedini mungkin mengajarkan tanggung jawab. Minta anak untuk mengambil pakaian sendiri dari tumpukan baju. Berantakan memang, tapi ia akan terbiasa. Setelah itu ajarkan untuk menaruh pakaian kotornya di tempat yang sudah disediakan. Anak pun akan terbiasa mengurus dirinya dan bertanggung jawab pada kebutuhannya sendiri.
2. Konsekuensi
Setiap tindakan memiliki konsekuensi. Misalnya ketika anak berlarian dan menumpahkan minuman, jangan memarahinya. Minta anak untuk segera mengampil pel dan membersihkannya. Dia harus tahu setiap melakukan kesalahan berarti harus diperbaiki. Bertanggung jawab!.
3. Pujian
Selalu berikan pujian pada anak-anak atas hal yang mereka lakukan dengan baik. Anak-anak cenderung lebih menanggapi kata-kata dan tindakan yang baik dari orangtuanya. Jadi setiap ia mulai melakukan hal-hal penuh tanggung jawab, jangan lupa untuk memberikannya pujian.
4. Tugas ringan
Berikan tugas rumah tangga yang rutin tapi sesuai untuk usianya. Misalnya membuang sampah ke luar, menyalakan lampu saat sore hari, atau tugas lain yang tak memberatkannya. Biarkan tugas itu menjadi tanggung jawab anak.
Laporan Qonita Lutfia
Sumber: All Things Mama
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya