Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bagi ibu yang menderita diabetes, biasanya harus mengonsumsi obat secara teratur. Rupanya dalam kondisi menyusui, sebaiknya ibu menghindari dua obat diabetes
yaitu metformin dan glyburide (glibenclamide).
Obat tersebut masuk kategori B menurut klasifikasi keamanan obat US Food and Drugs Administration (FDA). Klasifikasi B FDA menyebut, keterangan studi reproduksi belum menunjukkan risiko berbahaya pada janin.
Sayangnya, kedua jenis obat untuk mengobati diabetes tidak dianjurkan diminum selama menyusui. Saat ibu menyusui, ada kontraindikasi yang akan memengaruhi bayi. Hal tersebut dipengaruhi dari efek obat terhadap Air Susu Ibu (ASI) yang dikeluarkan. Sekresi obat diabetes dari ASI akan membuat kadar gula bayi menjadi makin rendah.
“ Obat metformin maupun glyburide tidak dapat diberikan pada saat ibu menyusui. Ini akan terjadi kontraindikasi,” ujar dokter spesialis kebidanan dan kandungan Merwin Tjahjadi kepada Health Liputan6.com.
Kontraindikasi pada ibu menyusui karena sekresi obat dikeluarkan melalui ASI, yang akhirnya dapat memengaruhi bayi. Jika bayi mengalami hipoglikemia, maka akan dinormalkan kembali kadar gula darahnya. Upayanya bisa lewat pemberian ASI (tanpa si ibu minum obat diabetes), cairan gula, susu formula ataupun infus.
Pada orang diabetes biasanya ada gangguan penyerapan vitamin B12. Apalagi pasien yang juga minum obat diabetes, seperti metformin. Metformin itu mengganggu penyerapan vitamin B12.
" Adanya gangguan penyerapan karena obat diabetes tidak baik bagi bayi. Kondisi itu akan mengganggu pertumbuhan janin," ujar Merwin.
Di sisi lain, terdapat penelitian yang memaparkan, metformin termasuk aman diberikan saat menyusui. Jurnal Use of hypoglycemic drugs on lactation yang dipublikasikan US National Library of Medicine, National Institutes of Health pada 2009.
Para peneliti menyimpulkan metformin dianggap sebagai obat lini pertama untuk pengobatan diabetes tipe 2 dan obat untuk ibu yang diabetes gestasional (diabetes yang terjadi saat kehamilan).
Jumlah metformin yang sangat terbatas dalam ASI sangat tidak mungkin menyebabkan paparan negatif pada bayi yang disusui. Metformin dapat dianggap sebagai obat yang aman untuk pengobatan diabetes tipe 2 pada ibu menyusui.
Penting bagi ibu menyusui yang mengalami diabetes untuk berkonsultasi dulu, baik dengan dokter penyakit dalam maupun dokter anak jika ingin mengonsumsi obat.
Laporan Fitri Haryanti/ Liputan6.com
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
