Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Anak-anak remaja yang baru lulus sekolah menengah atas dan akan memasuki universitas biasanya mendapat hadiah berupa perhiasan atau kendaraan dari orangtua mereka. Namun tidak demikian di Korea Selatan. Orangtua biasanya memberi hadiah dalam bentuk operasi plastik.
Sebagian besar orangtua Korea Selatan rela mengeluarkan banyak uang untuk membiayai prosedur operasi plastik sebagai kado atas kelulusan anak-anaknya. Menurut Business Insider, Korea Selatan adalah pusatnya prosedur operasi plastik di dunia, disusul oleh Brasil dan Amerika Serikat.
Operasi plastik sudah menjadi hal biasa, seperti belanja baju baru di Korea Selatan, setidaknya bagi mereka yang mampu. Data menunjukkan bahwa prosedur paling umum yang diminta pasien adalah blepharoplasty, yaitu prosedur operasi perbaikan lipatan (kelopak) mata.
Seorang ahli bedah dari Seoul menjelaskan bahwa karena sebagian besar warga Korea tidak memiliki kelopak mata ganda alias bermata sipit. Tak heran kalau blepharoplasty sangat diminati.
"Banyak orang Asia percaya bahwa kesan pertama sangat penting dan bagian yang paling penting dari wajah adalah mata. Jadi, setelah menjalani operasi kelopak mata ganda, mata mereka menjadi lebih besar. Sehingga, mereka percaya penampilan mereka akan jauh lebih cantik daripada sebelum operasi," kata Man Koon Suh, seorang ahli bedah di JW Plastic Surgery Clinic di Seoul.
© Dream
Di Korea Selatan, wajah cantik dan tampan dianggap sebagai 'senjata' untuk mendapatkan pekerjaan atau maju dalam karier. Karena itu, operasi plastik dianggap penting hingga akhirnya menjadi sebuah kebutuhan, bukan lagi barang mewah.
"Orang cantik selalu menjadi pilihan pertama," ujar Koon Suh.
Obsesi orang Korea Selatan dengan kecantikan dan penampilan luar sudah menjadi bagian dari budaya mereka. Hal itu membuat mereka untuk berpikir bahwa untuk menjadi sukses atau setidaknya dapat diterima di dunia kerja, mereka perlu tampil 'cantik'.
Koogle TV melaporkan bahwa orangtua di Korea Selatan menghabiskan sekitar US$ 1.000 hingga US$ 3.000 atau Rp 15 juta hingga Rp 45 juta untuk hadiah kelulusan ini. Tapi hal itu juga didasari oleh keinginan untuk membantu anak-anak mereka di dunia kerja.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya