AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Ovarium 3D
Dream - Era baru pengobatan regeneratif saat ini mungkin sedang mencapai puncaknya. Setelah sebelumnya rahim buat berhasil dibuat dengan 'mengandung' janin sapi dengan sehat, kini dikembangkan ovarium buatan atau 3D.
Ovarium 3D ini pertama kali diuji coba pada tikus yang mandul dan tak mampu hamil karena tak bisa menghasilkan sel telur yang sehat. Kemudian ovarium 3D dipasang pada tikus tersebut dan tikus itu berhasil melahirkan dua ekor anak.
Temuan ovarium buatan ini dikembangkan oleh tim dari McCormick School of Engineering dan Northwestern University Feinberg School of Medicine. Ovarium 3D ini juga dianggap 'bibit' bioengineering untuk pengobatan regeneratif.
" Fokus penggunaan ovarium 3D ini adalah untuk para perempuan pengidap kanker yang telah menjalani pengobatan kemoterapi. Proses tersebut telah merusak sel-sel tubuhnya termasuk sel telur dan membuat mereka tak bisa hamil, dengan ovarium 3D kami ingin mereka punya harapan memiliki keturunan," kata Teresa K. Woodruff, seorang ilmuwan reproduksi dan direktur Lembaga Penelitian Kesehatan Wanita di Northwestern University Feinberg School of Medicine.
Ramille Shah, asisten profesor sains dan teknik material di McCormick School of Engineering, mengungkap kalau memang target penngembangan ovarium 3D ini adalah mengembalikan kesuburan pada perempuan yang menjalani perawatan kanker.
Ovarium adalah organ yang sangat penting dalam menentukan kesuburan perempuan. Organ ini memproduksi hormon kewanitaan dan tiap bulan melepaskan sel telur yang jika dibuahi sel sperma bisa menjadi embrio atau bakal calon bayi.
Lihat video berikut untuk mengetahui detail cara kerja ovarium 3D
Sumber: Fatherly/ CNN
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli