Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

Pangeran George Belum Tahu Dirinya Bisa Jadi Raja Inggris

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 2 Agustus 2018 08:12
Pangeran George Belum Tahu Dirinya Bisa Jadi Raja Inggris
Mengemban amanah sebagai seorang calon raja merupakan tanggung jawab yang berat, apalagi untuk anak seusia Pangeran George.

Dream - Pasangan Pangeran William dan Kate Middleton rupanya menjaga betul kesehatan mental anak-anaknya. Mereka juga ingin anak-anaknya memiliki masa kecil 'senormal' mungkin. Menjadi pewaris tahta kerajaan Inggris rupanya belum diketahui oleh Pangeran George.

Dikutip dari Harpers Bazaar, Duke dan The Duchess of Cambridge memutuskan untuk menunda memberitahu Pangeran George kalau dirinya bisa jadi Raja Inggris di masa depan.

Mengemban amanah sebagai seorang calon raja merupakan tanggung jawab yang berat, apalagi untuk anak seusia Pangeran George. Belum lagi berdasarkan pengalaman Pangeran William yang telah merasakan beratnya tanggung jawab dan tekanan tersebut sejak usianya masih muda.

" Dengan George, mereka mencoba menunda momen realisasi itu dan memberi kondisi normal sebelum menyodorkan tanggung jawab ini kepadanya," ucap Catherine Mayer, penulis Charles: The Heart of a King mengatakan pada E! News.

Meski kedua orang tuanya berusaha memberikan kenangan masa kecil yang normal, namun hal tersebut diprediksi tidak akan bertahan lama. Sebab, George mulai bersekolah dan bercampur dengan anak-anak lain, maka cepat atau lambat orang-orang disekelilingnya tersebut menyadari gelar kebangsawanan yang ia sandang.

Sumber: Kiki Novilia/ Liputan6.com

 

1 dari 1 halaman

Pangeran George Tak Boleh Punya Sahabat di Sekolah, Alasannya?

Pangeran George Tak Boleh Punya Sahabat di Sekolah, Alasannya? © Dream

Dream - Putra Pangeran William dan Catherine Midlleton, Pangeran George, mulai bersekolah di sekolah formal pada pekan lalu. Di hari pertamanya sekolah di Thomas's Battersea, ia terlihat gugup dan hanya ditemani sang ayah, baca selengkapya di sini.

Banyak orang yang penasaran bagaimana suasana sekolah Pangeran George dan proses sosialisasinya dengan murid lain. Ternyata, Pangeran George tak diperbolehkan memiliki satu teman dekat atau sahabat yang selalu menemaninya.

Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Sekolah Thomas's Battersea memang memiliki kebijakan khusus terkait hal ini dan berlaku pada seluruh muridnya, bukan hanya Pangeran George. 
Kebijakan yaitu tak membolehkan anak hanya memiliki beberapa teman dekat.

Dilansir dari Loose Women, kebijakan itu merupakan prinsip sekolah karena ingin anak-anak berteman dengan siapa pun dan tak membuat kelompok tertentu. Bahkan kabarnya ada juga aturan terkait pesta ulang tahun anak.

Orangtua diminta tak membagikan undangan ulang tahun di kelas atau lingkungan sekolah, kecuali mengundang seluruh murid-murid di kelas anaknya. Sekolah tak ingin ada murid yang merasa terkucilkan karena tak diundang ke acara ulang tahun temannya.

Sekolah Thomas's Battersea dikenal sebagai sekolah elit untuk anak balita. Fasilitas di dalamnya juga sangat mewah. Sekolah memiliki koki sendiri yang selalu menyiapkan makanan organik untuk anak-anak di sekolah.

Bukan hanya ada guru yang mendampingi, sekolah juga memiliki dokter dan psikolog agar anak-anak bisa berkonsultasi kapan pun. Kabarnya biaya per tahun sekolah Pangeran George mencapai i £18.000 atau sekitar Rp308 juta.

 

Beri Komentar