Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Suasana Dalam Kelas
Dream - Bagi orangtua anak adalah pusat segalanya. Selalu ingin yang terbaik untuk anak dan rela melakukan apapun. Tapi ini tak selamanya benar. Anak-anak juga butuh melakukan kesalahan untuk belajar.
Mereka juga harus dilatih menghargai proses bukan sekedar hasil. Terutama ketika berada di lingkungan sekolah. Banyak guru yang selalu 'dibayang-bayangi' orangtua. Padahal saat di
sekolah, orangtua harus mempercayakan pengajaran dan pendidikan pada guru.
Demi proses belajar mengajar yang kondusif, para guru sebenarnya ingin agar kebiasaan buruk orangtua ini segera dihentikan.
Mengerjakan tugas anak
Jangan mengira orangtua bisa mengecoh guru dengan mengerjakan pekerjaan rumah anak. Seakan-akan hasil PR tersebut merupakan tulisan tangan anak atau hasil kerja anak.
Mengerjakan PR bukan sekedar hanya agar selesai dan mendapat nilai bagus. Melalui PR, sekolah sebenarnya mengajarkan anak bertanggung jawab, mengatur waktu agar disiplin,
konsentrasi dan bisa belajar bersama orangtua. Bukan malah mengambil alih tanggung jawabnya.
Berkonsultasi soal anak di waktu pagi
Mungkin pagi hari adalah momen saat orangtua mengantarkan anak ke sekolah. Bisa langsung bertatap muka dengan guru untuk berkonsultasi seputar perkembangan anak. Tapi hal ini
sebenarnya sangat tidak efektif.
Kelas akan dimulai, guru-guru juga menyiapkan bahan ajar. Belum lagi anak-anak berkeliaran. Pembicaraan jadi tidak efektif. Jika memang ingin berkonsultasi, sebaiknya atur waktu, buat janji agar bisa langsung melakukan pembicaraan secara detail soal anak. Jauh lebih efektif, dibanding dilakukan pagi hari.
Membiarkan anak membawa mainan ke sekolah
Untuk anak playgroup dan TK, mungkin mereka punya mainan favorit. Tapi sekolah sudah menyediakan segala macam mainan edukatif dan menyenangkan untuk mereka.
Membawakannya mainan hanya akan 'merusak' suasana kelas. Bisa membuat anak lain jadi iri, belum lagi jika suara mainan berisik. Akan sangat menganggu aktivitas belajar mengajar di
kelas.
Sumber: Purewow
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest