Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Membesarkan anak memang harus disesuaikan dengan zaman. Tak mungkin menerapkan pola asuh orangtua zaman dulu pada anak-anak kita. Begitu juga tantangan menjadi orangtua.
Pastinya, masalah serta tantangan yang muncul jauh berbeda dibanding orangtua zaman dulu. Menyambut Hari Ibu Nasional pada 22 Desember 2018, BincangShopee bersama TigaGenerasi menghadirkan Saskhya Aulia Prima, M.Psi (Psikolog TigaGenerasi), Danesya Juzar (Founder of @productivemamas) dan Wiwiek Wiral (Founder of BIOTALK.ID) menggelar " Mother’s Day Special: Surviving Modern Motherhood" .
Dalam bincang-bincang tersebut, terkuak empat tantangan utama yang dihadapi ibu milenial. Dikutip dari rilis yang diterima Dream.co.id, berikut tantangannya.
Sandwich Parenting (mengasuh bersama kakek nenek)
Generasi yang berbeda pastinya memiliki cara berpikir yang berbeda. Tentu saja, dengan perbedaan zaman dan perkembangan teknologi, aspek kehidupan pun ikut berubah.
Perbedaan cara berpikir dan mendidik anak menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh ibu masa kini kini yang sering berada di posisi antara membesarkan anak sesuai dengan jaman atau mendengarkan orang tua yang sudah memiliki pengalaman lebih. Salah atau benar menjadi salah satu sumber kebingungan yang utama.
Working Mom vs Stay at Home Mom
Hal ini menjadi salah satu yang sering membuat bimbang para ibu masa kini. Banyak muncul pemikiran, manakah yang terbaik untuk anak dan keluarga?
Apakah menjadi full time mom atau tidak apa-apa untuk tetap bekerja. Komentar atau perbedaan pendapat akan isu ini kerap kali menjadi kegalauan yang sering dialami oleh ibu masa kini.
Milestone Anak
Setiap Ibu memiliki cara yang berbeda-beda dalam mendidik anak. Begitu juga dengan tumbuh kembang anak. Tumbuh kembang anak tidaklah harus sama dengan anak lain atau terpatok dengan umur.
Poin ini menjadi salah satu sumber kepanikan yang dialami oleh ibu masa kini. Komentar dari sesama ibu kerap terutama jika anak nya belum mengalami perkembangan yang sama dengan anak lain.
Mom Shaming
Setiap ibu baru rentan menghadapi mom-shaming. Istilah mom-shaming berarti merendahkan seorang ibu karena pilihan pengasuhannya berbeda dari pilihan-pilihan yang dianut si pengkritik.
Perilaku mom-shaming bisa berupa sindiran, komentar, dan kritik yang sifatnya negatif. Mom-shaming dapat pula dilakukan secara langsung di hadapan ibu yang dituju dan secara online di media sosial.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya