5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Pemeriksaan Ultrasonografi (Foto: Shutterstock)
Dream – Memiliki buah hati jadi salah satu harapan dari pasangan suami istri. Namun setelah pernikahan berjalan lebih dari satu tahun dan tak menggunakan alat kontrasepsi sama sekali, kehamilan tak kunjung terjadi.
Apa yang harus dilakukan? Dokter sangat merekomendasikan agar pasangan segera memeriksakan diri jika satu tahun menikah dan belum ada tanda-tanda kehamilan. Sederet pemeriksaan sebaiknya dilakukan.
Sebaiknya jangan menunda. Makin muda usia saat program kehamilan, maka kesempatan untuk berhasilnya semakin tinggi. Ada rangkaian pemeriksaan penting yang sebaiknya dilakukan pasangan yang sedang berusaha mendapatkan buah hati.
Periksa dokter kandungan
Hal pertama yang dilakukan, buatlah janji dengan dokter kandungan. Catat juga kapan haid terakhir, obat-obatan yang dikonsumsi termasuk riwayat penyakit. Jika memang secara rutin mengonsumsi obat tertentu, bawa obat tersebut.
Beberapa obat diketahui bisa berdampak negatif pada kesuburan. Saat memeriksakan diri dengan dokter kandungan, jangan segan untuk menceritakan kondisi seksual dan reproduksi. Misalnya ada keluhan libido rendah, atau rasa sakit saat berhubungan, ungkapkan secara detail pada dokter.
Jika memang menurut dokter tak ada masalah serius, biasanya hanya diberi vitamin penyubur. Tapi jika dirasa butuh pemeriksaan lebih lanjut, maka akan direkomendasikan sejumlah tes kesuburan, baik pada suami maupun istri.
Tes kesuburan
Untuk tes kesuburan ini pada perempuan bisa dilakukan berupa tes ovulasi, pemeriksaan cadangan sel telur pada ovarium, pemeriksaan hormon, HSG dan ultrasonografi. Sementara pada pria tes berupa analisis sperma, USG, pemeriksaan hormon, serta pemeriksaan genetik.
Perawatan kesuburan
Apabila dokter memang menemukan masalah kesuburan baik pada suami atau pun istri maka perawatan yang akan diberikan berdasarkan analisis tes yang sebelumnya sudah dilakukan. Untuk perawatan dan konsultasi sebaiknya dilakukan dengan dokter obstetri dan ginekologi sub spesialis infertilitas.
Keahliannya sangat spesialis yaitu menemukan masalah infertilitas dan mencari solusi yang paling tepat. Untuk lebih praktis, bisa juga mendatangi secara khusus klinik perawatan infertilitas.
Laporan: Dina Nazhifah
Sumber Very Well
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya