Minggu, 18 Oktober 2026 Cari

Penerbit 'Aku Berani Tidur Sendiri' Minta Maaf Secara Terbuka

Reporter : Dream.co.id
Sabtu, 25 Februari 2017 08:01
Penerbit 'Aku Berani Tidur Sendiri' Minta Maaf Secara Terbuka
Buku yang sempat bikin heboh itu sudah ditarik dari peredaran oleh Tiga Serangkai.

Dream - Beberapa waktu lalu sempat ramai di media sosial soal beredarnya buku " Aku Berani Tidur Sendiri" . Buku yang dijual untuk anak-anak ini berisi detail aktivitas masturbasi. Dasar pembuatan buku sebenarnya merupakan pendidikan seksual.

Tapi sayangnya dalam buku tersebut tak dicantumkan butuhnya pendampingan orangtua saat anak membaca buku. Kritik keras pun banyak dilontarkan pada pihak penerbit dalam hal ini
adalah Tiga Ananda yang merupakan anak perusahaan dari Tiga Serangkai. Mereka juga menegaskan telah menarik buku tersebut di toko buku baik toko buku besar maupun online.

" Sebanyak 1.000 eksemplar yang tersisa barangkali tersebar di toko buku reguler dan online sudah kami tarik. Ini atas inisiatif kami," kata Direktur Operasional Tiga Serangkai, Gatot
Wahyudi di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jumat, 24 Februari 2017.

Pihak Tiga Serangkai juga memohon maaf pada orangtua, anak-anak, dan pihak yang telah terkena dampak negatif dari buku tersebut. Ketua KPAI Asrorun Ni'am Sholeh mengapresiasi
langkah penerbit yang menarik buku dan membuat permintaan maaf secara terbuka. Dia berharap permasalahan ini tidak lantas berpengaruh buruk pada industri penerbitan buku anak.

" Semoga dengan ini lebih banyak buku yang mendorong kreativitas dan penunjang hak-hak anak," kata Ni'am.

Menurutnya Ni'am kesalahan buku " Aku Berani Tidur Sendiri" yaitu tidak mencantumkam label pendampingan atau bimbingan orang tua. Secara konten, tidak ada materi bersifat
penyimpangan seksual.

" Saya berharap, agar tidak kejadian serupa tak terulang perlu konsistensi dalam mengawal buku untuk anak. Kita juga berharap RUU Sistem Perbukuan Nasional yang sedang dibahas dapat
mengakomodasi kepentingan itu," ujarnya.

 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More