BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Vaksinasi
Dream - Setiap orang tua tentu ingin agar anaknya selalu sehat. Berbagai upaya dilakukan mulai dari pemberian gizi seimbang hingga vaksinasi. Terutama untuk mencegah serangan penyakit menular.
Tapi, bagaimana agar vaksinasi berjalan dengan efektif?
" Vaksinasi sebaiknya dilakukan tanpa ditunda. Batuk, pilek dan diare tidak masalah, masih boleh ikut vaksin. Kebanyakan justru menunda, hingga pada akhirnya anak bisa sakit duluan,"
kata Arifianto, dokter Spesialis Anak dalam acara Media Workshop Bio Farma, di Cirebon, Jawa Barat.
Orangtua juga sebaiknya meminta penjelasan dokter terkait efek yang mungkin timbul pasca vaksinasi. Hal ini agar tak muncul kepanikan ketika anak mengalami keluhan setelah vaksinasi.
Sementara dr. Novilia Bachtiar, Kepala Divisi Surveilens dan Uji Klinik Bio Farma mengatakan bahwa vaksin akan langsung bekerja tepat setelah dimasukan ke dalam tubuh. Itulah mengapa,
bisa timbul reaksi lokal seperti luka atau bengkak di area sekitar vaksin.
" Untuk mencapai kadar optimal pada pada usia sebulan setelah imunisasi terakhir. Misalnya DPT, dia akan optimal sebulan setelah imunisasi yang ketiga," kata dr. Novi di acara Media
Workshop Bio Farma, Cirebon, 7 Februari 2018.
Novi juga berpesan mendapatkan vaksin yang aman, ada baiknya untuk mendapatkan melalui jalur pemerintahan, seperti di puskesmas atau rumah sakit pemerintah. Sebab, vaksin di jalur pemerintah sudah dapat dipastikan keasliannya. Hal ini mengingat ramainya kasus vaksin palsu beberapa tahun lalu.
" Kalau pakai vaksin di jalur pemerintahan itu tidak ada yang dipalsukan," ia menambahkan.
Laporan Annisa Mutiara
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan