Kamis, 22 Oktober 2026 Cari

Perdebatan dalam Keluarga Dihitung, Hasilnya Bikin Kaget

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 5 September 2018 14:13
Perdebatan dalam Keluarga Dihitung, Hasilnya Bikin Kaget
Rata-rata satu kali berdebat menghabiskan waktu sekitar delapan menit atau total dalam sehari sekitar 48 menit.

Dream - Perdebatan selalu saja memenuhi rumah hampir setiap hari. Bisa jadi dimulai ketika ibu membangunkan anak-anaknya untuk sekolah, tapi sang anak 'menawar' untuk tidur beberapa menit lagi.

Perdebatan ini kadang berlanjut saat sarapan. Si anak yang masih belum bernafsu untuk makan diminta menghabiskan menu yang sudah dibuat. Hal-hal kecil yang mengundang perdebatan dan adu argumen ini jika dihitung ternyata sangat memakan waktu.

Sebuah survei yang dilakukan Capri-Sun menemukan rata-rata keluarga berdebat enam kali sehari. Dikutip dari laman Independent, rata-rata satu kali berdebat menghabiskan waktu sekitar delapan menit atau total dalam sehari sekitar 48 menit.

Dalam seminggu perdebatan terjadi 42 kali dan sebulan sekitar 182 kali. Bila ditotal, dalam setahun rata-rata keluarga berdebat sekitar 2.184 kali. Lalu, apa hal yang sering jadi bahan perdebatan?

Survei yang melibatkan 2.000 orangtua yang memiliki anak 12 tahun ini mengungkap perdebatan paling sering soal makanan dan minuman. Biasanya topik yang menjadi perdebatan ketika anak tidak mau makan semua makanan yang ada di piring mereka.

Hal lain yang sering memicu orangtua adu argumen dengan anak adalah ketika anak malas merapikan tempat tidur. Selain itu, ketika anak tidak mau tidur dan malas menggosok gigi.

Ada 6 dari 10 orangtua mengakui mereka sering berkompromi demi menjaga perdamaian rumah tangga. Kompromi dengan anak-anak adalah cara terbaik untuk membuat semua orang bahagia.

"Banyak orang tua percaya bahwa mencapai kompromi dengan anak-anak mereka adalah cara terbaik untuk membuat semua orang bahagia," kata juru bicara Capri-Sun.

Saat adu argumen, sebagian besar orangtua akan memberi kesempatan kepada anak untuk melakukan hal yang mereka sukai. Sebagian besar orang tua juga akan memberi hadiah bila anak disiplin.

Laporan Nita Utami/ Liputan6.com

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More