AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Adam Fabumi (Instagram Adam Fabumi)
Dream - Adam Fabumi dan Muhammad Gibran Mahrez. Anda sudah pernah mendengar nama atau kisah mereka? Keduanya merupakan anak-anak tangguh yang luar biasa. Berjuang menghadapi penyakit langka.
Orangtua Adam dan Gibran seringkali membagi cerita tentang perkembangan kedua anak kesayangannya di Instagram. Melihat Adam, Gibran dan perjuangan orangtua mereka, membuat banyak orang terharu.
Tampak cinta dan kegigihan orangtua yang begitu besar yang mampu menguatkan anak-anak mereka hingga bisa bertahan hidup hingga hari ini. Gibran dan Adam sampai saat ini masih
menjalani pengobatan intensif. Simak cerita mereka.
Muhammad Gibran Mahrez

Lahir pada 23 Juni 2016 lalu dalam kondisi sehat, Gibran tumbuh seperti anak normal lainnya. Menurut cerita sang ibu yang dikutip dari KitaBisa, Widya, perubahan Gibran bermula pada 21
April 2017 lalu. Gibran mengalami kejang tanpa disertai panas atau keluhan lainnya. Setelah diperiksa ternyata gula darahnya mencapai 390, leukosit 36000. Ia pun langsung masuk ICU.
Kejang berhenti namun muncul demam. Pemeriksaan CT scan pun dilakukan, diketahui terdapat cairan di selaput otak belakang.
Diagnosa awal Gibran, yaitu Diabetes Melitus type 1, pada hari ke-3 Gibran dirujuk ke rumah sakit ibu dan anak yang memiliki ruang PICU (pediatric intensive care unit). Pemeriksaan
kembali dilakukan dan ternyata dokter mengatakan kalau Gibran mengalami penyakit meningitis, di pagi hari sekitar jam 3 sempat gagal nafas beberapa saat dan langsung dipasangkan alat bantu nafas (ventilator) setelah itu tidak sadarkan diri.
Pemeriksaan CT scan kedua kembali dilakukan dan hasilnya ternyata Gibran mengalami Encephalitis yaitu peradangan pada otak disertai dengan penurunan densitas batang otak (rest
enchepalitis). Hasil foto CT scan menunjukkan bahwa batang otaknya sudah menghitam.
Saat ini Gibran dirawat di RS Evasari dalam kondisi koma. Total sudah 159 hari Gibran koma sampai 28 September 2017. Sang ibu, Widya seringkali membagikan perkembangan Gibran di
akun Instagramnya @widdyasungkono dan @gibranmahrezmuhammad. Semangat adik Gibran!
Adam Fabumi Kamaludin

Bocah satu ini juga patut diacungi jempol karena perjuangan dan ketangguhannya dalam menghadapi penyakit langka. Adam lahir pada Senin, 24 April 2017. Saat masih 5 bulan dalam
kandungan Ratih Megasari, sang ibu, Adam dideteksi mengalami kelainan yaitu Dandy-walker syndrome.
Dandy-walker syndrome merupakan kelainan bawaan langka yang terjadi pada otak kecil dan ventrikel keempat. Setelah lahir Adam ternyata juga didiagnosis mengalami Trisomy 13 (Patau
syndrome), kelainan genetik yang terjadi pada bayi yang memiliki kelebihan kromosom pada kromosom 13. Hal tersebut mengakibatkan ia mengalami kelainan jantung bawaan (VSD, ASD & PDA), infeksi paru-paru, pembesaran saluran ginjal, dan laringomalasia.
Kerabat dekat orangtua Adam sempat membuat donasi di Kitabisa untuk penggalangan dana pembelian ventilator untuk Adam. Dana sudah terkumpul dan saat ini Adam bisa dirawat di
rumah dengan alat ventilator tersebut. Keseharian adam bisa dilihat di akun Instagram @adamfabumi.
Saat ini usia Adam sudah 5 bulan dan sangat menggemaskan. Ia pun terus semangat menjalani perawatan dan pemeriksaan di RS. Perkembangan Adam juga sangat baik. Tak heran kalau sang ibu menyebutnya sebagai " my little warior" . Adam memang pejuang!
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli