Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Permainan Pola (Foto: Shutterstock)
Dream – Seorang anak senang menemukan berbagai jenis pola di sekitarnya. Bagi mereka, kegiatan ini dapat memperkuat perasaan aman dan belajar memprediksi sesuatu. Sebuah penelitian mengungkap bahwa mendorong pemahaman anak mengenai pola dapat meningkatkan kemampuan dalam berpikir matematis.
Seperti menghitung, menyelesaikan suatu masalah, serta menarik kesimpulan suatu kombinasi angka dan aljabar. Tak hanya menghitung, pola juga penting dalam pendidikan musik. Hal ini dikarenakan dapat mengembangkan ritme dan kesadaran suatu komposisi.
Selain itu, beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa hubungan matematika dan musik ternyata dapat dipupuk sejak usia dini. Dikutip dari Very Well Family, terdapat tiga cara sederhana yang dapat Anda terapkan untuk mengajari bentuk pola dan logika pada anak.
Pola sederhana
Anda bisa mengajari buah hati dengan cara sederhana. Ingatlah bagaimana kita memahami sebuah pola, bagaimana kita memikirkan pola, dan pilihlah istilah yang paling dasar. Misalnya menggunakan pola A-B-A, “ Apel, pisang, apel, pisang, apel”. Lalu, lanjutkan pola A-A-B, “ Apel, apel, pisang, apel, apel, pisang”.
Anda pun bisa mengubah elemen lainnya sesusai dengan kesukaan sang anak, seperti “ merah, kuning, merah, kuning, merah,” atau “ bola, bulan, bola, bulan, bola”.
Gunakan benda menarik
Ketika mengajari buah hati membuat pola, pilihlah berbagai item yang menarik, sehingga mereka dapat menangkap dengan baik. Misalnya, manik-manik, stiker, sereal, daun, kaus kaki, koin, kelereng, kancing, dan lainnya. Barang-barang ini bisa diurutkan berdasarkan warna dan bisa juga disesuaikan dengan pola bentuk, seperti manik-manik yang memiliki pola bentuk berbeda.
Buatlah permainan
Gunakan objek apa pun, di mana pun, serta kapan pun Anda dan anak berada. Misalnya, ketika Anda dan anak sedang bermain di halaman rumah, gunakan tanaman sebagai pola, “ Bunga, batu, pinus, bunga, batu”. Saat mengatur meja untuk makan malam, Anda bisa menggunakan pola garpu, sendok, dan pisau.
Pola mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan Anda dapat menggunakan pola berada di sekitar sebagai alat mengajar. Bantu si kecil mencari pola, baik ukuran, bentuk, tekstur, panjang, hingga fungsinya.
Laporan Dina Nazhifah
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest