Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Anak Bermain Sambil Belajar Matematika (Foto: Shutterstock)
Dream - Matematika jadi salah satu pelajaran yang sering dianggap 'menyebalkan'. Penuh angka, soal yang rumit serta perhitungan yang tak ada habisnya. Tapi ternyata pemahaman tentang konsep matematika sudah tertanam dalam otak manusia.
Penelitian mengungkap kalau bayi usia 3 bulan sudah tahu kuantitas dari objek yang dilihatnya. Lalu mereka bisa tahu konsep menambah dan mengurangi, sebelum berusia satu tahun. Anak ternyata sudah punya 'modal' nalar dalam perhitungan.
Nah, untuk meningkatkan kemampuan dan menstimulasi kemampuannya dalam berhitung, ada permainan yang bisa dilakukan. Bukan lantas mengikutkannya les matematika sejak dini, tapi
membuat permainan seru yang menyenangkan untuknya.
Apa saja yang bisa Anda lakukan di rumah untuk meningkatkan kemampuan berhitung si kecil? Berikut daftarnya.
- Contohkan menghitung benda di sekitarnya
Anak selalu perlu contoh. Berhitunglah mulai dari 1 hingga 10 atau misalnya ungkapkan kalau mata ada 2, mulut ada 1, tas adik ada 3, tempat minum ada 2. Lalu hitunglah secara perlahan
mulai dari 1 hingga semua benda selesai di hitung. Anak biasanya akan meniru dan menyerap apa yang diajarkan.
- Bandingkan benda yang banyak dan sedikit
Cara ini untuk mengajarkan anak melakukan perbandingan dan tahu mana jumlah banyak dan sedikit. Tuang saja makanan kecilnya dalam dua wadah dan minta si kecil untuk mengambil
wadah yang isinya lebih banyak.
- Benda berat dan ringan
Kumpulkan benda-benda yang berat dan ringan dan minta anak cari benda yang mudah diangkatnya. Cara ini bisa untuk mengajarkannya tentang volume dan menentukan mana yang bisa diangkatnya mana yang tidak.
- Besar dan kecil
Contohkan juga perbandingan besar dan kecil. Misalnya mobil-mobilannya lebih besar daripada punya si adik. Atau gelas minumnya lebih kecil besar daripada gelas minum sang ayah.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?